Pengaruh Infus Daun Berbagai Jenis Apokar (Persea amercana, Mill) Terhadap Daya Larut Batu Ginjal Kalsium
Esti Mumpuni, DR. Ediati. S,Apt.; DR. Sasmito, Apt.
1989 | Skripsi | S1 FARMASIDari penelitian terdahulu sudah dapat dibuktikan bahwa infus daun apokat dapat digunakan untuk pengobatan penyakit batu ginjal secara tradisional. (18; 28 ) Batu ginjal mengandung garam kalsium sebagai salah satu komponen terbesar. Untuk dapat memperoleh jenis batu ginjal yang mengandung banyak kalsium tersebut dilakukan analisis kualitatif dengan menggunakan spektrofotometer in fra merah. Spektra yang diperoleh dibandingkan dengan standar spectrogram dari "Analyse des calculs par spectro fotometrie infrarouge avantages et limites de la methode". Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan kemampuan melarutkan kalsium batu ginjal da ri infus daun tiga jenis apokat (Persea americana, Mill) yaitu jenis hijau panjang, hijau bundar dan butler. Selain itu ingin diketahui juga kemungkinan adanya pengaruh kandungan kalium yang terdapat dalam infus terhadap kelarutan kalsium batu ginjal. Penelitian ini dilakukan dengan terlebih dahulu menetapkan kadar kalium infus (10%), kemudian dilakukan penetapan kadar kalsium batu ginjal yang larut dalam in fus (10,0 ml) setelah perendaman serbuk batu ginjal (150,0 mg selama 3 jam pada suhu 37° C menggunakan spektrofotometer serapan atom pada panjang gelombang 422,7 nm untuk kalsium dan 766,5 untuk kalium. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan ka?dar kalium infus dan kadar kalsium batu ginjal yang larut infus dari ketiga jenis daun tanaman apokat. Selain itu juga terdapat interaksi antara banyaknya kalium yang terkandung dalam infus dengan kelarutan kalsium batu ginjal. Urutan banyaknya kandungan kalium dan kelarutan kalsium batu ginjal dari infus daun ketiga jenis apokat adalah : paling besar daun apokat jenis butler, kemudian jenis hijau panjang dan paling kecil hijau bundar
Kata Kunci : Apokat, Daun, Daya larut, Batu Ginjal