Laporkan Masalah

Isolasi dan Identifikasi Glukosa dan Alkohol Hasil Hidrolisis dan Fermentasi Dua Varietas Umbi Akar Manihot esculenta, Crantz

Yohana Indriani, Drs. M. Noordin Arzani, Apt.

1989 | Skripsi | S1 FARMASI

Telah dilakukan isolasi dan identifikasi glukosa dan alkohol hasil hidrolisis dan fermentasi dua jenis umbi akar Manihot esculenta, Crantz. Tahap pertama, zat tepung dalam umbi akar diubah menjadi glukosa melalui hidrolisis zat pati oleh enzim alfa amilase. Tahap kedua, glukosa diproses lebih lanjut menjadi etanol melalui bantuan suatu ragi. Dasar proses fermentasi ini adalah perubahan atau reaksi biokimia substrat bahan organik yang disebabkan oleh enzim yang dihasilkan oleh suatu organisma, dalam hal ini digunakan Saccharomyces cerevisiae. Karena Saccharomyces cerevisiae tidak mempunyai enzim alfa amilase, zat pati yang ada dalam bahan baku perlu dihidrolisis dahulu oleh enzim alfa amilase. Setelah dilakukan proses hidrolisis dan fermentasi umbi akar Manihot esculenta, Crantz, kemudian dilakukan uji kualitatif dan uji kuantitatif. Glukosa diidentifikasi dengan kromatografi lapis tipis pada fase diam Kiselgel 60 F254" 'Merck' dan fase gerak isopropanol:etil asetat:air 70:20: 10 dengan pembanding gula-gula standar (glukosa, maltosa dan dekstrin ), didapat glukosa, maltosa dan dekstrin. Selanjutnya glukosa ditetapkan kadarnya dengan menggunakan metoda enzimatis GOD-PAP.? Hasil penelitian menunjukan kadar glukosa untuk Manihot esculenta, Crantz jenis biasa adalah 8,36 % ± 1,11 g%, sedangkan untuk jenis SPP kadar glukosa adalah 17,60 % + 0,43 8%. Alkohol setelah melalui proses destilasi, diidentifikasi secara spot test, serta diperiksa adakah zat-zat lain selain etanol di dalam campuran, ternyata tidak ada zat lain selain etanol. Selanjutnya etanol ditetapkan kadarnya dengan metoda bobot jenis Hasil penelitian menunjukkan kadar alkohol untuk Manihot esculenta, Crantz jenis biasa adalah 2,24 %/0,31 % v/v dan 2,40 %b/b± 0,39 %b/b, sedangkan untuk jenis SPP kadar alkohol adalah 5,39 %v/v + 0,51 % v/v dan 4,27 %b/b± 0,37 %b/b. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada perbedaan yang nyata mengenai kadar glukosa dan alkohol hasil hidrolisis dan fermentasi dari umbi akar Manihot esculenta. Crantz jenis biasa dan jenis SPP. Kadar glukosa dan alkohol dari umbi akar Manihot esculenta. Crantz jenis SPP lebih besar dari kadar glukosa dan alkohol dari umbi akar Manihot esculenta Crantz jenis biasa.

Kata Kunci : Alkohol, Fermentasi, Hidrolisis, Umbi akar

  1. S1-FAR-1989-YohanaIndriani-abstract.pdf  
  2. S1-FAR-1989-YohanaIndriani-bibliography.pdf  
  3. S1-FAR-1989-YohanaIndriani-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FAR-1989-YohanaIndriani-tittle.pdf