PERANAN PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK UNTUK MENUNJANG PERTUMBUHAN DAN KUALITAS BIBIT SEMAI PINUS (Pinus merkusii Jungh. et de Vriese)
Tri Utdiono, Prof. Ir. Widiyatno, S.Hut.,M.Sc.,Ph.D.,IPM.; Dr. Ir. Daryono Prehaten, S.Hut., MSc.,IPM.
2024 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan
Salah satu hasil hutan non kayu yang bernilai tinggi adalah Getah Pinus, yang berasal dari Pohon Pinus (Pinus merkusii) dapat menghasilkan getah yang dapat diolah lebih lanjut untuk menghasilkan produk turunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Untuk mencapai keberhasilan tanaman Pinus perlu dilakukan pemupukan di awal penanaman. Tujuan penelitian Mengetahui pengaruh pupuk kandang (organik) , pupuk anorganik, dan interaksi keduanya terhadap pertumbuhan tinggi ,diameter , clorofil, dan biomassa semai Pinus serta menemukan tingkat efisiensi. Penelitian di persemaian maupun di petak tanaman menggunakan rancangan acak lengkap/RCBD faktorial dan masing-masing diulang sebanyak 4 kali perlakuan. Bentuk plot untuk setiap perlakuan adalah square plot 25 tanaman (5x5 tanaman) Parameter yang diamati adalah tinggi, diameter, kandungan klorofil, dan kandungan Biomassa. Dari pengamatan dilapangan diperoleh hasil Komposisi media terbaik di persemaian pertumbuhan tinggi semai Pinus bocor getah komposisi media terbaik kompos %: tanah% (25%:75%) dan (33%:67%) dan SP26 40 gram. Pertumbuhan diameter terbaik komposisi media kompos 25% : tanah 75?n dosis SP26 30 gram.. Clorofil semai Pinus bocor getah komposisi media terbaik kompos 50 % : tanah 50% dengan dosis SP26 20 gram Biomassa semai Pinus bocor getah komposisi media terbaik kompos 33 % :tanah 67% dan dosis SP26 40 gram. Di petak pertanaman, pertumbuhan tinggi terbaik semai Pinus bocor getah pupuk kendang 3 kg dan 5 kg, dosis NPK 50 gram, Diameter terbaik pupuk kandang 3 kg dosis NPK 200 gram. Clorofil semai Pinus Bocor getah terbaik dengan pupuk kandang 3 kg dosis NPK 200 gram. Biomassa semai Pinus bocor getah terbaik dengan pupuk kandang 3 kg dan dosis NPK 100 gram. Untuk komposisi media di persemaian disarankan menggunakan komposisi kompos 25%: tanah 75 dengan dosis pupuk SP26 30 gram sedangkan di petak pertanaman disarankan menggunakan pupuk kandang 3 kg dengan dosis NPK 100 gram.