0.05). Sebaliknya dapat menurunkan LDDK sebesar 27,01% secara bermakna (p < 0.05) pada tikus DMTI. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pada tikus DMT ekstrak air daun jentik manis memiliki efek hipoglikemik yang cukup berarti."> 0.05). Sebaliknya dapat menurunkan LDDK sebesar 27,01% secara bermakna (p < 0.05) pada tikus DMTI. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pada tikus DMT ekstrak air daun jentik manis memiliki efek hipoglikemik yang cukup berarti.">
Efek Hipoglikemik Ekstrak Air Daun Jentik Manis (Erigeron linifolius Willd) Pada Tikus Jantan Diabetes
F. X. Esti Mediastini, Drs. Imono Argo Donatus, S.U., Apt.; Drs. Djoko Suhardjono, M.Sc., Apt.
1989 | Skripsi | S1 FARMASIDengan tujuan untuk membuktikan efek hipoglikemi k ekstrak air daun jentik manis (Erigeron linifolius Willd) maka telah dilakukan penelitian efek hipoglikemik ekstrak tersebut dengan kadar 30% b/v. 10 ml/kg BB per oral pada tikus diabetes melitus tergantung insulin CDMTI) dan tidak tergantung insulin (DMITI). Penelitian ini dilaksanakan mengikuti rancangan rambang lugas pada enam kelompok tikus yang masing- masing terdiri dari lima ekor tikus. Tikus kelompok I. II, dan III untuk pengujian efek hipoglikemik ekstrak daun jentik manis 30% b/v 10 ml/kg BB per oral pada tikus DMTTI dengan kontrol positif suspensi tolbutami da 0,5% b/v. 10 ml/kg BB per oral. Sedang tikus kelompok IV, V dan VI untuk pengujian efek hipoglikemik ekstrak pada tikus DMTI, dengan kontrol positif injeksi insulin 0,63 unit/ kg BB. Efek hipoglikemik ekstrak air daun jentik manis diuji mengikuti metode uji toleransi glukosa oral CUTGO) dengan menetapkan kadar glukosa darah pada menit ke 0, 15, 30, 45, 60. 120 dan 180 setelah pemberian glukosa baik pada tikus DMTTI maupun DMTI yang sebelumnya telah mendapat praperlakuan ekstrak daun atau kontrol positif. Efek hipoglikemik dinyatakan sebagai adanya penurunan luas daerah di bawah kurva (LDDK-180 kadar glukosa ? darah, berdasarkan uji statistik analisis varian dan uji "Tukey" dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tikus DMTTI ekstrak daun jentik manis 30% b/v, 10 ml/kg BB tidak menurunkan harga LDDK0-180 UTGO secara bermakna 0-180-UTGO (p > 0.05). Sebaliknya dapat menurunkan LDDK sebesar 27,01% secara bermakna (p < 0.05) pada tikus DMTI. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pada tikus DMT ekstrak air daun jentik manis memiliki efek hipoglikemik yang cukup berarti.
Kata Kunci : Diabetes, Hipoglikemik, Jematik Manis