Laporkan Masalah

Keamanan data citra dengan menggunakan enkripsi DES

SYALAHUDDIN, T.S, Drs. Jazi Eko Istiyanto, MSc.,Ph.D

2004 | Tesis | S2 Ilmu Komputer

Citra/gambar sebagai keluaran suatu sistem perekam data dapat bersifat titik-titik berupa foto, bersifat analog berupa sinyal-sinyal video, atau bersifat digital yang dapat disimpan pada suatu pita magnetic. Citra/gambar dibentuk dari komposisi warna dan kumpulan dari piksel-piksel warna. Dalam dunia komputasi, citra yang banyak digunakan adalah citra digital. Dimana citra digital dipergunakan sebagai sarana penyampai pesan. Maka demikian perlu dibuat suatu sistem keamanan pada citra tersebut, sehingga tidak dapat dicuri pesan-pesan yang terdapat pada citra tersebut. Dalam penulisan ini, format citra yang digunakan adalah format citra PNG. Disini PNG dipilih karena memiliki kedalaman warna yang lebih dari format-format lain. Sehingga mampu menampilkan gambar yang lebih teliti hingga keobjek yang lebih kecil. Salah satu bentuk pengamanan adalah melakukan enkripsi pada citra tersebut. Data Encryption Standart (DES) merupakan salah satu algoritma enkripsi yang bisa digunakan. DES sendiri telah diperkenalkan tahun 1977 dibawah pengawasan U,S, Nasional Bureau of Satandards/Nasional Institute of standards and Technology (NIST). DES memiliki 16-putaran sebagai suatu bentuk keamanan yang dimilikinya. DES masih cukup tangguh digunakan untuk enkripsi citra atau gambar. Apalagi enkripsi dilakukan lebih dari satu kali.

Available in Fulltext

Kata Kunci : Citra, Keamanan Data, Enkripsi DES, encryption, decryption, pixel, RGB.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.