PENGARUH KENAIKAN TARIF CUKAI HASIL TEMBAKAU DAN PENINDAKAN HASIL TEMBAKAU ILEGAL TERHADAP REALISASI PENERIMAAN CUKAI HASIL TEMBAKAU TAHUN 2020-2023 PADA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI
Fanny Nur Amalia Rahman, Aviandi Okta Maulana, SE., M.Acc., Ak.,C.A., Ph.D.
2024 | Skripsi | AKUNTANSI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh kenaikan tarif cukai hasil tembakau dan penindakan hasil tembakau
ilegal terhadap realisasi penerimaan cukai hasil tembakau tahun 2020-2023 pada
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Dengan menggunakan data kuantitatif yang
dikumpulkan dari laporan resmi dan sumber terkait, penelitian ini menerapkan
metode regresi linear untuk menguji hubungan antara variabel-variabel tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan tarif cukai hasil tembakau memiliki
pengaruh positif yang signifikan terhadap realisasi penerimaan cukai. Selain
itu, penindakan terhadap hasil tembakau ilegal juga terbukti memiliki dampak
positif yang signifikan dalam meningkatkan penerimaan cukai, meskipun dalam
skala yang lebih kecil dibandingkan dengan kenaikan tarif. Uji normalitas
menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, sementara uji multikolinearitas
memastikan bahwa tidak terdapat masalah kolinearitas yang mengganggu keandalan
model. Nilai Variance Inflation Factor (VIF) di bawah 10 dan nilai toleransi di
atas 0.1 mengindikasikan bahwa model regresi yang digunakan valid dan dapat
diandalkan. Temuan ini menyimpulkan bahwa kombinasi antara kebijakan kenaikan
tarif cukai dan penindakan hasil tembakau ilegal merupakan strategi efektif
untuk meningkatkan penerimaan cukai hasil tembakau. Penelitian ini memberikan
kontribusi penting bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi fiskal yang
lebih efektif di masa depan.
This
study aims to analyze the impact of tobacco excise tariff increases and
enforcement actions against illegal tobacco products on the realization of
tobacco excise revenue in 2020-2023 at the Directorate General of Customs and
Excise. Utilizing quantitative data collected from official reports and related
sources, this research employs linear regression methods to examine the
relationships between these variables. The results indicate that the increase
in tobacco excise tariffs has a significantly positive effect on excise revenue
realization. Additionally, enforcement actions against illegal tobacco products
also demonstrate a positive impact on increasing excise revenue, though on a
smaller scale compared to tariff increases. Normality tests show that the data
is normally distributed, while multicollinearity tests confirm that there are
no multicollinearity issues affecting the model's reliability. Variance
Inflation Factor (VIF) values below 10 and tolerance values above 0.1 indicate
that the regression model used is valid and reliable. These findings conclude
that a combination of excise tariff increases and enforcement actions against
illegal tobacco products is an effective strategy for enhancing tobacco excise
revenue. This study provides important insights for policymakers in formulating
more effective fiscal strategies in the future.
Kata Kunci : Cukai hasil tembakau, penindakan tembakau ilegal, kuantitatif, strategi