Laporkan Masalah

Identifikasi Patologi Pada Rangka Manusia Di Situs Warloka, Manggarai Barat, Flores, NTT

LIVIA MAWADDAH PUTRI, Dr. Anggraeni, M. A.

2024 | Skripsi | ARKEOLOGI

Penelitian ini mengidentifikasi patologi pada tulang dari tiga individu manusia yang ditemukan di Situs Warloka, Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara timur (NTT). Tulang yang ditemukan, meskipun sebagian besar fragmentaris, tetap dapat diidentifikasi dan dianalisis untuk mengungkap kondisi kesehatan pada masa hidupnya. Individu yang ditemukan meliputi satu individu laki laki dewasa, satu individu wanita remaja, dan satu individu anak-anak. Metode analisis melibatkan pengamatan morfologi terhadap sisa-sisa tulang yang ditemukan selama penggalian arkeologi di situs tersebut. Analisis yang dilakukan berfokus pada abnormalitas morfologi tulang yang mengindikasikan adanya patologi. Abnormalitas yang didapatkan kemudian dibandingkan dengan penelitian Ariadi (2012) dan Sylvia (2017) pada patologi tulang untuk mengidentifikasi jenis dan karakter patologi yang ada. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting dalam pemahaman tentang penyebab patologi yang terkait dengan kesehatan, diet, dan perilaku budaya manusia di masa lampau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya terdapat dua penyakit yang diderita oleh individu pendukung Situs Warloka, yaitu porotic hyperostosis dan cribra orbitalia. Porotic hyperostosis ditemukan pada individu laki-laki dewasa, penyakit tersebut diperkirakan terjadi akibat adanya gangguan metabolisme, infeksi, anemia, dan faktor lainnya. Cribra orbitalia ditemukan pada individu anak-anak. Penyakit tersebut diduga disebabkan oleh  anemia kronis akibat kekurangan gizi atau gangguan infeksi parasit. Kedua penyakit tersebut mengindikasikan bahwa status kesehatan individu pendukung Situs Warloka tergolong kurang baik.

 

This research identified pathology in the bones of three human individuals found at the Warloka Site, West Manggarai, Flores, East Nusa Tenggara (NTT). The bounds found, although mostly fragmentary, can still be identified and anlyzed to reveal the state of health during his lifetime. The individuals found included one adult male, one juvenile female, and one child. The analysis method includes morphological observations of bone remains found over the archaeological lifetime at the site. The analysis carried out focuses on bone morphological abnormalities that indicate pathology. The abnormalities obtained were then compared with the research of Ariadi (2012) and Sylvia (2017) on bone pathology to identify the type and character of existing pathology. It is hoped that the result of this research will make an important contribution to the understanding of the causes of pathology related to human health, diet and cultural behavior in the past. The results of this research show that there are only two diseases suffered by individuals supporting the Warloka Site, namely porotic hyperostosis is found in adult male individuals, this disease is thought to occur due to metabolic disorders, infection, anemia, and other factors. Cribra orbitalia is found children, this disease is thought to be caused by chronic anemia due to malnutrition or parasitic infection. These two diseases indicate that the health status of individuals supporting the Warloka Site is classified as poor.

Kata Kunci : patologi rangka manusia, Situs Warloka, Manggarai Barat, Flores, NTT, morfologi, porotic hyperostosis, cribra orbitalia.

  1. S1-2024-456658-abstract.pdf  
  2. S1-2024-456658-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-456658-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-456658-title.pdf