Laporkan Masalah

Analisis proses pemisahan bahan curah secara pneumatik

RAIS, M, Dr.Ir. Nursigit Bintoro, MSc

2004 | Tesis | S2 Teknik Pertanian

Penelitian tentang analisis pemisahan bahan curah secara pneumatik belum banyak dilakukan di Indonesia, karena itu penelitian ini merupakan studi awal untuk merancang pemisahan bahan dengan hembusan udara. Penelitian dilakukan di dalam tabung empat persegi panjang dengan panjang 300 cm, lebar 35 cm dan tinggi 50 cm. Tujuan dari penelitian ini, untuk (1) mengembangkan persamaan matematis jarak lemparan bahan dengan metode analisis dimensi, (2) mengkaji berbagai macam variabel yang diduga berpengaruh terhadap jarak lemparan bahan, (3) validasi model, membandingkan antara output dari model dengan output bahan yang sesungguhnya. Penelitian ini menggunakan Analisis Dimensi untuk mengembangkan persamaan prediksi jarak lemparan bahan. Penelitian ini menggunakan model dari bahan kayu bulat dengan variasi diameter. Percobaan dilakukan dengan memvariasikan tinggi jatuhnya bahan, jarak hembusan udara, kecepatan udara, sudut blower dan hopper yang digunakan untuk memprediksi bahan pertanian gabah, kacang hijau, kacang kedele dan jagung. Analisis data menggunakan regresi linier berganda terhadap variabel bahan uji dan bahan pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisen determinasi model adalah 0,903, sedangkan koefisien determinasi bahan pertanian yaitu 0,962 untuk gabah, 0,945 untuk kacang hijau, 0,944 untuk kacang kedele dan 0,821 untuk jagung. Nilai ini menunjukkan bahwa model cukup baik untuk memprediksi bahan gabah, kacang hijau, kacang kedele dan jagung. Untuk membuktikan apakah variabel ð2, ð7, ð10, ð11, ð14 dan ð15 secara bersama – sama berpengaruh terhadap variabel ðm digunakan analisis varians yang hasilnya diperoleh F hitung lebih besar dari F tabel yaitu 1439,73>Ftabel = 6,81 untuk dk 149 dan a = 0,01, ini menunjukkan bahwa hipotesis Ho:b1 ¹ 0 diterima dan menolak Ho:b1 = 0 dengan kata lain bahwa, keenam variabel tersebut dapat digunakan untuk memprediksi variabel ðm.

Research on analysis of bulk solids separation pneumatically has not been properly in Indonesia and, therefore, this research is considered an earlier investigation on the material separation with pneumatic blowing method. The investigation was carried out using a square tube with 300 cm, long, 35 cm wide, and 50 cm high. The objectives of the research are: (1) to develop a mathematical equation on solids hurling distance with dimensional analysis method, (2) to study variables giving influences to solids hurling distance, (3) to validate model, comparing output of model to output of real solids. The research used dimensional analysis to develop a predictive equation on solids hurling distance. It used a model made of circular wood solids with varied diameters. The investigation was done by varying the heights of material fall, distance of pneumatic blow, air velocity, angles of blower and hopper used to predict agricultural materials i.e. rice, small green pea, soybean and corn. The material test and agricultural variables was analyzed with multiple regression. The findings of the research show that coefficient determination value of model was 0,903; whereas the coefficient determination value of agricultural materials are 0,962 for rice, 0,945 for small green pea, 0,944 for soybean and 0,821 for corn. The values proved that the model was good enough to predict rice, small green pea, soybean and corn. To prove whether variables of ð2, ð7, ð10, ð11, ð14 and ð15 altogether gave influence to ðm variable, analysis of variance was used and the result showed that the F values is greater than the F table that is 1439,73>Ftable = 6,81; df = 149 and a = 0,01. This indicated that hypothesis Ho:b1 ¹ 0 was accepted and Ho:b1 = 0 was rejected. In other words, the six variables can be used to predict the ðm variable

Kata Kunci : Mekanisasi Pertanian,Pemisahan Produk,Pneumatik,Separation, bulk solids, pneumatic


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.