Metode skrining ketahanan kacang tanah terhadap keracunan aluminium
SALEH, Muhamad, Prof.Dr.Ir. Soemartono
2004 | Tesis | S2 Pemuliaan TanamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara metode skrining di laboratorium, di rumah kaca dan di lapangan serta memilih metode skrining dan parameter yang akurat untuk menentukan tingkat ketahanan galur terhadap cekaman Aluminium. Penelitian dilaksanakan dari bulan Pebruari 2003 sampai dengan Pebruari 2004 di Balittra Banjarbaru dan Barito Kuala, Kalimantan Selatan Dalam pra-penelitian telah berhasil dipilih 5 galur yang memiliki tingkat ketahanan bervariasi yaitu tahan (1), moderat (3) dan rentan (1). Lima galur terpilih kemudian dipakai sebagai bahan dalam penelitian metode skrining di laboratorium, di rumah kaca dan di lapangan. Analisis korelasi dilakukan untuk mengetahui keeratan hubangan antar metode skrining. Analisis lintas digunakan untuk menentukan parameter penduga ketahanan terbaik. Analisis kontras orthogonal digunakan untuk menentukan metode skrining yang terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks panjang akar kecambah (IPAK) di laboratorium mempunyai korelasi positif terhadap hasil di lapangan dan merupakan parameter terbaik untuk penduga ketahanan terhadap cekaman Al. Ditinjau dari aspek tempat dan waktu, metode skrining di laboratorium lebih efektif dan efisien di banding metode di rumah kaca dan di lapangan.
The objectives of this study were to determine the correlation among Alresistance screening methods and to select the best screening method and screening parameter on aluminum stress. The present study was carried out from February 2003 to February 2004 in the laboratory and glass house of Balittra, and in the farmer’s field in Barito Kuala South Kalimantan. The preliminary experiment had selected 5 peanut lines which have three levels of resistances on aluminum stress (resistance, moderate, and susceptible). These lines were used as material on the main experiment. The main experiment was consisted of three screening methods, namely, laboratory screening method, glass house screening method and field screening method. Correlation analysis was used to determine the relationship among these methods. Path analysis was used to select the best effective parameter to estimate Al-resistance. Orthogonal variance analysis was used to select the best screening method. The result showed that : there was significant correlation among three resistance screening method studied; Seedling root length index was the best resistance parameter on aluminum stress. Laboratory screening method was more efficient than two other screening method.
Kata Kunci : Tanaman Kacang Tanah,Pemuliaan,Skrining,Keracunan Aluminium