Laporkan Masalah

Peran Pemuda dan Jaringan Dalam Pengembangan Pariwisata: Studi Kasus di Destinasi Pariwisata Desa Sesaot, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat

Dinda Putri Alifia, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si.

2024 | Skripsi | Sosiologi

Pariwisata telah menjadi sektor yang penting dalam perekonomian banyak negara, termasuk di Destinasi Wisata Purekmas yang ada di Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pemuda dianggap sebagai kelompok yang memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata karena kreativitas, energi, dan semangat mereka dalam memajukan destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi peran pemuda dalam pengembangan pariwisata dan bagaimana jaringan yang mereka bangun mempengaruhi perkembangan sektor pariwisata di Destinasi Wisata Purekmas Desa Sesaot.


Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemuda-pemuda aktif yang terlibat dalam industri pariwisata di Destinasi Wisata Purekmas Desa Sesaot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuda memiliki peran yang krusial dalam pengembangan pariwisata di Destinasi Wisata Purekmas Desa Sesaot. Mereka berperan sebagai inovator, pemberdaya, dan pelopor dalam menghadapi berbagai tantangan dalam industri pariwisata. Pemuda juga berkontribusi dalam melestarikan budaya lokal dan lingkungan alam, yang merupakan faktor penting dalam meningkatkan daya tarik wisata.


Jaringan yang dibangun oleh pemuda juga terbukti memiliki dampak positif dalam pengembangan pariwisata. Melalui koneksi dan kolaborasi dengan pelaku industri lainnya, seperti pengusaha lokal, organisasi non-pemerintah, dan institusi pendidikan, pemuda dapat mengakses sumber daya dan dukungan yang mendukung pengembangan produk pariwisata inovatif dan berkelanjutan.


Meskipun peran pemuda dan jaringan mereka sangat penting, tantangan juga dihadapi dalam upaya memaksimalkan potensi kontribusi mereka dalam industri pariwisata. Dalam penelitian ini, juga diidentifikasi beberapa hambatan, termasuk kurangnya akses ke pendanaan, kurangnya dukungan dari sektor publik, dan kurangnya kesadaran akan pentingnya peran pemuda dalam pengembangan pariwisata.


Dalam rangka meningkatkan peran pemuda dan efektivitas jaringan mereka, perlu adanya dukungan dari pemerintah dan pihak terkait lainnya. Program-program pembinaan, pelatihan, dan pendanaan harus ditingkatkan untuk membantu pemuda mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang relevan dalam industri pariwisata. Selain itu, kebijakan yang memfasilitasi kolaborasi antara sektor publik dan swasta perlu diimplementasikan untuk memperkuat jaringan yang ada dan membangun yang baru.

Tourism has become an important sector in the economies of many countries, including the Purekmas Tourism Destination in Sesaot Village, Narmada District, West Lombok Regency. Youth are considered a group that has great potential in tourism development because of their creativity, energy and enthusiasm in advancing tourist destinations. This research aims to investigate the role of youth in tourism development and how the networks they build influence the development of the tourism sector at the Purekmas Tourism Destination in Sesaot Village.


This research uses a qualitative approach with netnography methods. Data was collected through in-depth interviews with active youths involved in the tourism industry at the Sesaot Village Purekmas Tourism Destination. The research results show that youth have a crucial role in tourism development at the Purekmas Tourism Destination in Sesaot Village. They act as innovators, empowerers and pioneers in facing various challenges in the tourism industry. Youth also contribute to preserving local culture and the natural environment, which is an important factor in increasing tourist attraction.


Networks built by youth have also been proven to have a positive impact on tourism development. Through connections and collaboration with other industry players, such as local entrepreneurs, non-governmental organizations, and educational institutions, youth can access resources and support that support the development of innovative and sustainable tourism products.


Although the role of youth and their networks is very important, challenges are also faced in maximizing their potential contribution to the tourism industry. In this research, several obstacles were also identified, including lack of access to funding, lack of support from the public sector, and lack of awareness of the important role of youth in tourism development.


In order to increase the role of youth and the effectiveness of their networks, there needs to be support from the government and other related parties. Coaching, training and funding programs should be increased to help youth develop relevant skills and knowledge in the tourism industry. Additionally, policies that facilitate collaboration between the public and private sectors need to be implemented to strengthen existing networks and build new ones.

Kata Kunci : Pemuda, jaringan, pengembangan pariwisata, destinasi wisata, kolaborasi

  1. S1-2024-439468-abstract.pdf  
  2. S1-2024-439468-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-439468-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-439468-title.pdf