SIKAP DAN PERILAKU WARGA PENEMU MATA UANG KUNO DESA WONOBOYO, KABUPATEN KLATEN
IFFAT TAQIYAH WIDYASTUTI, Mimi Savitri, M.A., Ph.D.
2024 | Skripsi | ARKEOLOGI
Penelitian ini mengkaji sikap dan perilaku warga Desa Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, terhadap temuan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) berupa mata uang kuno logam. Mata uang kuno logam, sebagai salah satu jenis temuan, memiliki peran penting dalam rekonstruksi sejarah dan sebagai bahan pembelajaran ekonomi di masa kini dan mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap dan perilaku warga penemu terhadap temuan mata uang kuno logam serta memberikan saran dan solusi untuk perbaikan sikap dan perilaku terkait pelestarian ODCB.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wawancara semi terstruktur dengan warga penemu dan perangkat desa. Data yang didapatkan kemudian diklasifikasikan berdasarkan sikap, perilaku, pengetahuan, dan perilaku dari pihak lain yang muncul. Data kemudian diinterpretasi berdasarkan dampak positif dan negatifnya terhadap pelestarian ODCB terutama mata uang kuno logam di Desa Wonoboyo.
Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini yaitu sikap dan perilaku yang berdampak positif bagi pelestarian mata uang kuno logam, seperti takut tidak menaati peraturan, melaporkan temuan, apresiatif, dan kooperatif harus dipertahankan dan ditingkatkan. Sementara itu, sikap dan perilaku yang berdampak negatif, seperti tak acuh, senang yang tidak bertanggung jawab, dan tindakan membawa pulang temuan dapat merusak upaya pelestarian. Sikap dan perilaku negatif tersebut bisa berubah dengan pengaruh masyarakat lainnya yang memiliki kesadaran. Oleh karena itu, penting untuk terus meningkatkan edukasi dan kesadaran masyarakat mengenai nilai penting CB, khususnya mata uang kuno logam.
Kata kunci: sikap, perilaku, warga, mata uang Jawa kuno, Wonoboyo
This study examines the attitudes and behaviors of the residents of Wonoboyo Village, Jogonalan District, Klaten Regency, towards the discovery of Presumed Cultural Heritage Objects (ODCB) in the form of ancient coins. The discovery of ODCB in Indonesia, including Klaten Regency, continues to increase alongside growing public awareness and knowledge of the importance of history and cultural preservation. Ancient coins, as a type of find, plays a significant role in historical reconstruction and serves as a learning tool for current and future economic studies. This study aims to understand the attitudes and behaviors of residents who discover ancient coins and provide recommendations and solutions for improving these attitudes and behaviors regarding the preservation of ODCB.
The research employs a qualitative method with a case study approach, involving semi-structured interviews with the discoverers and village officials. The collected data were then classified based on attitudes, behaviors, knowledge, and external community behaviors. This data was subsequently interpreted based on its positive and negative impacts on the preservation of ODCB, particularly ancient coins in Wonoboyo Village.
Keywords: community, objects suspected to be heritage, Java ancient currency, Wonoboyo
Kata Kunci : sikap, perilaku, warga, mata uang Jawa kuno, Wonoboyo