Evaluasi Kesesuaian Dosis Antibiotik Amikasin dan Hubungannya dengan Luaran Klinis pada Pasien Infeksi Rawat Inap di RS Akademik UGM
NIDYA AFRIANA FITRIA DEWI, apt. Arief Rahman Hakim, M.Si.
2024 | Skripsi | FARMASI
Penyakit infeksi merupakan masalah kesehatan yang banyak terjad di masyarakat yang dapat diobat menggunakan antibiotik, misalnya antibiotik amikasin. Penggunaan antibiotik amikasin memerlukan penyesuaian dosis untuk mencegah resistensi dan efek samping amikasin yaitu ototoksik dan nefrotoksik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian dosis antibiotik amikasin pada pasien infeksi rawat inap dan mengetahui hubungan antar kesesuaian dosis antibiotik amikasin dengan luaran klinis di RS Akademik UGM.
Penelitian ini dilkukan dengan metode deskriptif-analitik dengan rancangan studi cross-sectional. Pengambilan data pasien dilakukan secara retrospektif menggunakan rekam medis pasien. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dan didapatkan sebanyak 40 pasien. Data klinis pasien dianalisis secara statistik untuk mengetahui hubungan antara kesesuaian dosis amikasin dengan luaran klinis pasien.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis antibiotik amikasin di RS Akademik UGM yang didapatkan pasien sudah sesuai sebanyak 90?ngan luaran klinis membaik sebanyak 63,9?n memburuk 36,1%. Kemudian untuk dosis yang tidak sesuai sebanyak 10?ngan luaran klinis 100% memburuk. Hasil analisis statistik menggunakan uji Fisher Exact menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kesesuaian dosis dengan luaran klinis (p=0,033).
Infectious disease is a common health problem that can be treated using antibiotics, such as amikacin antibiotics. The use of amikacin antibiotics requires dose adjustment to prevent resistance and side effects of amikacin, namely ototoxic and nephrotoxic. This study aims to evaluate the appropriateness of amikacin antibiotic doses in hospitalized infection patients and determine the relationship between the appropriateness of amikacin antibiotic dose with clinical outcomes at RS Akademik UGM.
This study was conducted using descriptive-analytic method with cross-sectional study design. Patient's data were collected retrospectively using the patient's medical record. Sample selection was conducted using purposive sampling technique and 40 patients were obtained. Data on patient characteristics analyzed descriptively and data on dose appropriateness and patients clinical outcomes are analyzed statistically to determine the relationship between amikacin dose appropriateness and patient clinical outcome.
The results showed that the dose of amikacin antibiotics at RS Akademik UGM obtained by patients was appropriate as much as 90% with the clinical outcomes improving 63,9% and worsening 36,1%. Then for inappropriate doses as much as 10% with 100% worsening clinical outcomes. The results of statistical analysis using the Fisher Exact test showed that there was a relationship between dose appropriateness and clinical outcomes (p=0,033).
Kata Kunci : infeksi, dosis, amikasin, luaran klinis