Laporkan Masalah

Patogenisitas dan efektivitas kombinasi sulfamethoxazole dan Trimethoprim pada ikan mas (Cyprinus carpio) yang diinfeksi Aeromonas salmonicida isolat Strain E.13

PRIYATNA, Riza, drh. Kurniasih, MV.Sc.,Ph.D

2004 | Tesis | S2 Sain Veteriner

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui patogenisitas dan efektivitas antibakterial Sulfamethoxazole dan Trimethoprim pada Ikan Mas (Cyprinus carpio) yang diinfeksi dengan A. salmonicida isolat strain E. 13 meliputi gejala dan perubahan histopatologinya. Uji toksisitas antibakterial terhadap ikan mas dilakukan dengan dosis yang dipergunakan adalah 10, 15, 20, dan 40 ppm. Penentuan LC-50 dari A. salmonicida dilakukan terhadap 8 (delapan) kelompok ikan dalam aquarium yang masing-masing berisi 10 ekor ikan dan diinfeksi sebanyak 10⁰, 10⁵, 10⁷, 10⁹, 10¹¹, 10¹³, 10¹⁵, dan 10¹⁷ sel/ml. Uji utama untuk melihat efek pengobatan kombinasi Sulfamethoxazole dan Trimethoprim terhadap infeksi A. salmonicida dilakukan sebagai berikut : 6 (enam) kelompok ikan uji dalam aquarium masing-masing berisi 10 ekor ikan, 5 (lima) kelompok ikan diinfeksi dengan 10⁷ sel/ml A. salmonicida, setelah timbul gejala ikan dipindahkan ke aquarium yang berisi obat tersebut dengan dosis 10 ppm, 15 ppm, dan 20 ppm selama 4 jam. Kelompok 5 (lima) adalah kelompok ikan yang tidak diberi obat dan kelompok 6 (enam) adalah kelompok ikan yang tidak diinfeksi dan tidak diberi obat. Pengamatan dilakukan setiap 2 (dua) jam, dan ikan yang mati difiksasi dalam larutan formalin 10% untuk pengamatan histopatologi.Hasil pemeriksaan histopatologi dianalisa secara diskriptif. Aeromonas salmonicida isolat stain E. 13 sangat pathogen terhadap ikan mas, pada infeksi berat kematian dapat terjadi 100% dalam waktu 24 jam. Gejala yang timbul pada infeksi akut yaitu ikan akan mengalami anoreksia, menyendiri, warna kemerahan pada bagian kepala, berenang miring pada permukaan air dan akhirnya ikan akan mati. LC-50 dari A. salmonicida adalah 0,368 x 10⁷ sel/ml dalam 10 liter air aquarium. Kombinasi Sulfamethoxazole dan Trimethoprim bersifat bakteriostatik dan efektif untuk diaplikasikan pada serangan A. salmonicida stadia awal, tidak pada stadia akut. Perubahan histopatologi yang terlihat berupa kongesti pada semua organ (ginjal, insang, hati, pankreas dan otak); nekrosis pada hati, ginjal dan insang; erosi dan ingesti pada kulit; terjadi peningkatan melanomakrofag pada ginjal dan limpa; hemoragi pada kulit, hati, insang, dan ginjal; kongesti pada pankreas serta terjadinya infiltrasi sel radang pada kulit, ginjal, dan jantung

Available in Fulltext

Kata Kunci : Penyakit Ikan Mas,Infeksi Salmonicida dan Trimethoprim,Antibiotika


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.