Laporkan Masalah

Pengaruh Cahaya Matahari Terhadap Stabilitas Oktilmetoksi Sinamat Dalam Sediaan Tabirsurya

Mahfut Suryanta, Dr. Achmad Mursyid, M.Sc, Apt

1989 | Skripsi | S1 FARMASI

Oktilmetoksi sinamat merupakan salah satu zat aktif tabirsurya yang banyak digunakan. Karena dalam pemakaiannya zat aktif tabir surya selalu berhubungan langsung dengan cahaya matahari, maka perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui sejauh mana pengaruh cahaya matahari terhadap stabillitas zat aktif tersebut, sehingga dapat diketahui efektiffitas fungsinys. Penelitian tentang pengaruh cahaya matahari terhadap stabilitas oktilmetoksi sinamat dalam sediaan tabirsurya di lakukan baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Penyinaran dilakukan dengan cahaya matahari langsung selama 1, 2, 3, 4, dan 5 jam. Analisis kualitatif dilakukan dengan metode KLT dengan silika gel GF 254 sebagai fase diam, serta campuran bensens metanol asam asetat (45:8:4) sebagai fase gerek, dan dengan pengujian spektrum ultravioletnya. Hasil KLT menunjukkan pa da krim tebirsurya Viva yang disinari pada bulan Maret dan Mei terdapat 2 bercak selama 4 jam penyinaran. Sedangkan mu lai jam ke-5 menunjukkan adanya 3 bercak. Pada krim tabirsur ya Zwitsal selama 5 jam penyinaran tidak terjadi bercak lain sebagai hasil fotodegradasi. Hasil fotodegradasi oktilme toksi sinamat dalam krim tabirsurya Viva mempunyai serapan di bawah 290 nm, yang berarti tidak efektif sebagai tabirsurya. Analisis kuantitatif dilakukan dengan cara mengekstrak si sediaan dengan pelarut kloroform, kemudian dipisahkan secara KLT. Bercak oktilmetoksi sinamat dengen Rediekstraksi

Kata Kunci : Cahaya matahari, Oktilmetoksi, Stabilitas, Tabir surya

  1. S1-FAR-1989-MahfutSuryanta-abstract.pdf  
  2. S1-FAR-1989-MahfutSuryanta-bibliography.pdf  
  3. S1-FAR-1989-MahfutSuryanta-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FAR-1989-MahfutSuryanta-tittle.pdf