PRAKTIK KEWIRALEMBAGAAN DALAM REFUNGSIONALISASI ORGANISASI NIRLABA DUACARE
ASYAM RAIHAN FAJRIY, Drs. Hendrie Adji Kusworo, M.Sc., Ph.D
2024 | Skripsi | ILMU SOSIATRI
Dengan pendekatan yang seringkali berbeda dari lembaga
pemerintah, organisasi nirlaba menjadi agen perubahan sosial salah satunya
dalam dunia pendidikan. Salah satu organisasi nirlaba yang berskala regional
dan bergerak di bidang pendidikan adalah Duacare. Duacare merupakan organisasi
sosial berbasis alumni SMAN 2 Lumajang yang memiliki fokus dalam isu
pendidikan, sosial, dan kemanusiaan. Meskipun telah berdiri selama 16 tahun dan
memiliki program rutin tiap tahunnya, Duacare masih memiliki permasalahan yang
tidak kunjung terselesaikan. Masalah ini berdampak penurunan kualitas layanan
organisasi, tidak harmonisnya hubungan dengan donatur dan pemangku kepentingan,
serta pemborosan sumber daya. Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian aksi
berbasis magang ini bertujuan untuk melaksanakan praktik kewiralembagaan dalam
proses refungsionalisasi Duacare. Penelitian aksi berbasis magang ini menggunakan
metode riset aksi partisipatoris yang memungkinkan peneliti dapat memobilisasi
unsur-unsur di dalam organisasi untuk menerapkan praktik kewiralembagaan. Penulis
berperan sebagai ketua tim formatur dan general
manager Duacare. Temuan dari penelitian aksi berbasis magang ini adalah
Duacare memiliki permasalahan struktural, sumber daya manusia, komunikasi, dan
manajerial. Dari permasalahan tersebut, peneliti membuat perencanaan dan aksi
sehingga menghadirkan beberapa solusi antara lain reformulasi struktural
Duacare, pembuatan framework per triwulan, rekrutmen anggota yang terbuka,
penggunaan Trello, serta penyusunan SOP Fundraising, SOP DRO, dan SOP Event. Peran
penulis atau wiralembagawan dalam tahapan refungsionalisasi organisasi Duacare antara
lain mengumpulkan data terkait dengan permasalahan Duacare, menganalisis dan
menginterpretasikan data permasalahan, menentukan perencanaan penyelesaian
masalah, melaksanakan aksi, memonitoring serta mengevaluasi proses berjalannya
refungsionalisasi lembaga.
With
an approach that is often different from government agencies, non-profit
organizations become agents of social change, one of which is in the world of
education. One of the regional non-profit organizations engaged in education is
Duacare. Duacare is an alumni-based social organization of SMAN 2 Lumajang that
focuses on education, social, and humanitarian issues. Although it has been
established for 16 years and has routine programs every year, Duacare still has
unresolved problems. These problems resulted in a decrease in the quality of
organizational services, disharmonious relationships with donors and
stakeholders, and waste of resources. Departing from these problems, this
internship-based action research aims to carry out institutional practices in
the process of refunctionalizing Duacare. This internship-based action research
uses a participatory action research method that allows researchers to mobilize
elements within the organization to implement chiral practices. The author
acted as the chairperson of the formulation team and the general manager of
Duacare. The findings of this internship-based action research are that Duacare
has structural, human resources, communication, and managerial problems. From
these problems, researchers made plans and actions so as to present several
solutions including structural reformulation of Duacare, making quarterly
frameworks, open recruitment of members, use of Trello, and preparation of
Fundraising SOP, DRO SOP, and Event SOP. The role of the author or entrepreneur
in the stages of Duacare's organizational refunctionalization includes
collecting data related to Duacare's problems, analyzing and interpreting problem
data, determining problem-solving plans, implementing actions, monitoring and
evaluating the process of running the institutional refunctionalization.
Kata Kunci : Organisasi nirlaba, Kewiralembagaan, Riset aksi partisipatoris, Refungsionalisasi