Pemanfaatan pelayanan kesehatan melalui pos pelayanan terpadu di Kecamatan Wonosari
REJEKININGSIH, Nanik Mulyani, Drs. Sutaryo, MSi
2004 | Tesis | S2 SosiologiDalam upaya melaksanakan usaha-usaha kesehatan keluarga serta upaya penurunan angka kematian bayi dan ibu karena melahirkan, Pemerintah telah mengembangkan suatu pendekatan keterpaduan yang disebut Program KB – Kesehatan yang dalam pelaksanaannya di tingkat Dusun dilakukan melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Posyadu khususnya di wilayah Wonosari dalam pelaksanaannya lebih menekankan pada pemberian pelayanan pada aspek promotif yang meliputi cakupan program pemberian makanan tambahan dan penimbangan balita yang jauh dari tujuan Posyandu semula yaitu dimaksudkan untuk memberikan kemudahan dalam memperoleh bermacam-macam pelayanan kesehatan pada satu tempat. Secara umum peran serta dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu oleh masyarakat di Wonosari masih tinggi meskipun terdapat persepsi masyarakat yang berbeda – beda. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Mengapa masyarakat khususnya kaum ibu - ibu di Kecamatan Wonosari masih tetap memanfaatkan pelayanan Pos Pelayanan Terpadu? Dalam menjawab permasalahan di atas, mengacu pada kerangka teori yang dikemukakan oleh Aday dan Andersen yang menggambarkan suatu konsekuensi determinan individu terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh keluarga, menyatakan bahwa hal itu tergantung pada: predisposisi keluarga untuk menggunakan jasa pelayanan kesehatan dan kebutuhan mereka terhadap jasa pelayanan tersebut. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian di beberapa Posyandu yang ada di Kecamatan Wonosari Kabupaten Gunungkidul. Objek penelitian ini adalah ibu – ibu yang memanfaatkan Pos Pelayanan Terpadu. Pengumpulan data melalui wawancara, kuesioner, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu – ibu masih memanfaatkan Posyandu untuk memperoleh pelayanan kesehatan khususnya bagi balita karena pelayanan kesehatan yang mereka peroleh lengkap, disediakannya pelayanan KB, pelayanan oleh para petugas yang cukup ramah serta terampil dan terlatih dan adanya penyuluhan, dana sehat serta simpan pinjam serta pendidikan prasekolah yang diberikan tiap kegiatan Posyandu dibuka. Faktor demografik, status sosial ekonomi merupakan salah satu faktor yang menjadi pendorong dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan melalui Posyandu. Faktor rendahnya pendapatan masyarakat merupakan salah satu alternatif bagi mereka untuk memanfaatkan Posyandu yang memberikan pelayanan secara gratis dengan pelayanan yang cukup baik. Selain itu jarak rumah dengan tempat kegiatan Posyandu yang tidak terlalu jauh merupakan alternatif tersendiri bagi mereka untuk memanfaatkan pelayanan Posyandu.
In attempting to conduct family health efforts, also an attempt to reduce baby mortality and mother mortality because of the baby birthing, The Government develops an entity approach namely Family Planning Program- healthy which is conducted in a village level, is conducted by an United Service Post or we called it Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu). United Service Post particularly in Wonosari area, in conducting it is more emphasizing on the service giving of a promotion including a food additional giving program, and the baby’s scaling, which is highly far away from the initial purpose, that is to give an easy access in obtained various health services, in a particular place. In general, as long as its role in this Posyandu, by Wonosari still high although there are deferent persepsion. A problem in this research is Why do the people especially mothers in Wonosari Sub-District still using this Posyandu? In answer the question above, the writer referred to a theoretical framework proposed by Aday and Andersen where the model original framework described an individual determinant consequence toward a health service usage by a family, and declare that it is depends on : the family predisposition to use the health service merit and their needs against it. This research is a descriptive research used a qualitative approach. The research location on some Posyandu in Wonosari Sub- District, Gunungkidul Regency, object of research is some mothers used Posyandu. The data collecting was used an interview, questionnaire, observation, and documentation. Data analysis used a descriptive analysis. Research results shown that the mothers still used the Posyandu to obtained the health service particularly for the babies because of the health service obtained was complete, there is a Family Plan service, a service by friendly service and skilled and trained health staffs, and there is an elucidation, health fund, also deposit and loan and education program given in every Posyandu were opened. Demographic, social and economic status, factors are kinds of one supporting factors in using a Posyandu service. The low people’s earning is one of the alternatives for them to use the Posyandu, which is given a free of charge service with a good enough service. Be side their houses distance to the Posyandu activity is not too far, is kinds of a particular alternative for them to use this Posyandu.
Kata Kunci : Sosiologi Masyarakat,Layanan Kesehatan,Posyandu, exploiting of Posyandu service, the family of predisposisi and the society of requirement