Perambahan hutan di kawasan Taman Nasional Kutai :: Penelitian di Empat Desa Definitif di Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur
NOOR, Ifan Luthfian, Prof.Dr. Sunyoto Usman
2004 | Tesis | S2 SosiologiPenelitian yang berjudul “Perambahan Hutan di Kawasan Taman Nasional Kutai dilakukan pada Empat Desa Definitif yaitu Desa Sangkima, Desa Teluk Pandan, Desa Singa Geweh dan Desa Sangatta Selatan di Kabupaten Kutai Timur – Kalimantan Timurâ€. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap serta mencari tahu penyebab mengapa perambahan hutan masih terjadi di kawasan Taman Nasional Kutai dan mengetahui bagaimana proses terjadinya kegiatan perambahan hutan di kawasan Taman Nasional Kutai (TNK). Penelitian ini melibatkan para petani atau penggarap ladang dan pekerja sektor perkayuan seperti pekerja chainsaw, penarik kayu, supir truk pengangkut kayu dan pemilik sawmill yang secara ekonomi selama ini memiliki ketergantungan dengan keberadaan kawasan konservasi Taman Nasional Kutai. Penelitian mendasar (grounded research) ini menggunakan metode penelitian deskriptif-analitik yang diarahkan untuk mendeskripsikan latar belakang perambahan di Taman Nasional Kutai, penyebab dan proses terjadinya perambahan di Kawasan Konservasi Taman Nasional Kutai. Penelitian ini menunjukkan bahwa perambahan dan Illegal Logging di Taman Nasional disebabkan oleh 4 faktor yaitu : faktor pertama adalah tingginya permintaan akan kayu, faktor kedua adalah desentralisasi bidang kehutanan dan pemekaran wilayah, faktor ketiga adalah pertambahan penduduk, dan faktor keempat adalah lemahnya supremasi hukum dan inkonsistensi kebijakan Pemerintah. Dalam prosesnya, perambahan dan Illegal Logging di kawasan konservasi Taman Nasional Kutai ternyata melibatkan banyak pihak, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat. Keterlibatan tersebut dilakukan secara langsung maupun tidak langsung dengan pola perambahan, motivasi, orientasi, skala dan instrument yang berbeda.
This research deals with title : " Deforestation in Area of Kutai National Park at Four Definitive Villages : Sangkima, Teluk Pandan, Singa Geweh and Sangatta Selatan, in East Kutai regency – East Kalimantan". This research is conducted to express and also look for the soybean cake of cause why deforestation still be happened in area of National Park Kutai and know how process of the happening of activity of deforestation in area of Kutai National Park ( KNP ). This research involved all farmer or process in making farm and worker of wood sector like worker chainsaw, wood puller, driver of wood delivery truck and owner of sawmill which during this time has dependent irrespective in existence of area of conservation of Kutai National Park economically. This grounded research use descriptive-analytic as the method of research instructed for the description of deforestation background in Kutai National Park, cause and process the happening of deforestation in Area of Conservation of Kutai National Park. This research indicated that the deforestation and Illegal Logging in National Park caused of 4 factors these are : height request of wood, decentralization of forest area and forestry blossom, resident accretion, and weakness of law and Governmental inconsistency policy In its process, deforestation and Illegal Logging in area of conservation of Kutai National Park in the reality involved a lot of party, government, private sector and also society. The involvement is conducted directly and also indirectly with the pattern of deforestation, motivation, orientation, scale and different instrument.
Kata Kunci : Taman Nasional Kutai,Perambahan Hutan, Deforestation, Kutai National Park