Perubahan Mutu Produk Frozen Food Ayam Kalasan Pada Beragam Variasi Jarak, Bagian Hari, dan Perlakuan Transportasi
ADINDA RAHMA ALMIRA, Anggoro Cahyo Sukartiko, S.T.P.,M.P.Ph.D; Prof. Dr. Ir. Mochammad Maksum, M.Sc
2024 | Skripsi | TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN
Transportasi merupakan suatu komponen penting yang digunakan untuk
mempermudah distribusi suatu produk. Namun, transportasi dapat memengaruhi
perubahan mutu produk frozen food karena faktor eksternal selama transportasi
seperti suhu, kelembaban, dan guncangan. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis perubahan mutu produk frozen food Ayam Kalasan selama transportasi
pada kondisi yang berbeda. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) Tiga Faktorial dengan 3 kali pengulangan dengan
variasi jarak (30 km, 20 km, 10 km), bagian hari (pagi dan siang), dan perlakuan
transportasi (penggunaan tas insulator dan tidak). Selama proses transportasi,
pengambilan data dilakukan dengan bantuan Data Logger Testo-184-G1 untuk
mengukur suhu, kelembaban, dan guncangan. Parameter mutu yang diamati adalah
pH, kadar air, Water Holding Capacity (WHC), dan tingkat keempukan. Pengolahan
data pada pengujian tersebut Analysis of Variance (ANOVA) dan non-parametrik
Kruskal Wallis dengan uji lanjut Tukey Test dan Bonferroni. Pengolahan data
dilakukan dengan tingkat signifikansi 95%. Berdasarkan analisis, didapatkan bahwa
terdapat pengaruh jarak dan perlakuan transportasi terhadap parameter pH, kadar air,
WHC, dan tingkat keempukan. Sementara bagian hari hanya berpengaruh pada pH,
kadar air, dan WHC. Pengukuran suhu, kelembaban, dan guncangan memperoleh
hasil bahwa suhu pada siang hari mengalami peningkatan dan kelembaban pada siang
hari mengalami penurunan. Guncangan yang terjadi memiliki jumlah yang banyak
ketika tanpa menggunakan tas insulator.
Transportation is an important component used to facilitate the distribution of a
product. However, transportation can affect changes in the quality of frozen food
products due to external factors during transportation, such as temperature, humidity,
and shock. This research aims to analyze changes in the quality of Ayam Kalasan
frozen food products during transportation under different conditions. The research
was carried out using a Three Factorial Completely Randomized Design (CRD) with
3 replications with variations in transportation distance (30 km, 20 km, 10 km), part
of the day (morning and afternoon), and transportation treatment (with or without an
insulator bag). During the transportation process, data collection was carried out with
a Testo-184-G1 Data Logger to measure temperature, humidity, and shock. The
observed quality parameters were pH, water content, Water Holding Capacity
(WHC), and tenderness level. The collected data were analyzed with Analysis of
Variance (ANOVA) and non-parametric Kruskal Wallis, followed by Tukey Test and
Bonferroni posthoc tests. Data processing was carried out with a significance level
of 95%. Based on the analysis, it was found that there was an influence of
transportation distance and treatments on the parameters pH, water content, WHC
and tenderness level. Meanwhile, part of the day only affected pH, water content and
WHC. Measurements of temperature, humidity, and shock showed that the
temperature during the day increased and the humidity during the day decreased.
There were a lot of shocks that occurred without using a insulated bag.
Kata Kunci : Ayam goreng Kalasan, frozen food, testo 184 G1, transportasi