Laporkan Masalah

Identifikasi Adverse Drug Reaction pada Pasien dengan Penyakit Jantung Koroner di Rumah Sakit Akademik UGM dan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta

MARFAUZI NUR HABIBAH, Dr. apt. Fita Rahmawati, Sp. FRS

2024 | Skripsi | FARMASI

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyumbang tertinggi penyakit kardiovaskular. Penggunaan obat dalam pengobatan penyakit jantung koroner dapat menyebabkan kejadian Adverse Drug Reaction (ADR). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik pasien, profil penggunaan obat, gambaran dan persentase kejadian ADR, serta karakteristik pasien dan profil penggunaan obat yang menyebabkan kejadian ADR pada pasien penyakit jantung koroner di RSA UGM dan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian cross sectional dengan pengambilan data rekam medis yang dilakukan secara retrospektif. Populasi dalam penelitian ini yaitu pasien penyakit jantung koroner yang mendapat terapi pengobatan untuk penyakit jantung koroner pada periode waktu Januari 2022-Juni 2023. Penggambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Data penelitian dianalisis secara deskriptif.

Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik pasien PJK yaitu laki-laki (68 pasien), usia tertinggi pada rentang 46-55 tahun (46 pasien). Profil penggunaan obat yang digunakan yaitu golongan obat antiiskemia, antiplatelet, antidislipidemia, dan antihipertensi. Terdapat sepuluh pasien yang mengalami kejadian ADR berupa hipotensi (tiga pasien), bradikardia (dua pasien), hipotensi dan bradikardia (satu pasien), dan batuk (empat pasien). Karakteristik pasien yang mengalami kejadian ADR didominasi oleh laki-laki dengan usia >56 tahun. Golongan obat antihipertensi berupa ACEI menyebabkan kejadian ADR terbanyak berupa hipotensi dan batuk.

Coronary heart disease is one of the highest contributors to cardiovascular disease. The use of drugs in the treatment of coronary heart disease can cause Adverse Drug Reactions (ADR). This study aims to identify patient characteristics, drug use profiles, description and percentage of ADR events, as well as patient characteristics and drug use profiles that cause ADR events in coronary heart disease patients at RSA UGM and PKU Muhammadiyah Hospital Yogyakarta.

This study used a cross-sectional research method with medical record data collected retrospectively. The population in this study was coronary heart disease patients who received treatment for coronary heart disease in the time period January 2022-June 2023. Samples were taken using a purposive sampling method. Research data was analyzed descriptively.

The results of this study show that the characteristics of CHD patients are men (68 patients), the highest age range is 46-55 years (46 patients). The profile of drug use used is antiischemia, antiplatelet, antidyslipidemia and antihypertensive drug classes. There were ten patients who experienced ADR events in the form of hypotension (three patients), bradycardia (two patients), hypotension and bradycardia (one patient), and cough (four patients). The characteristics of patients who experienced ADR events were dominated by men aged >56 years. The class of antihypertensive drugs in the form of ACEI causes the most ADRs in the form of hypotension and cough.

Kata Kunci : adverse drug reaction, penyakit jantung koroner, obat kardiovaskular, efek samping obat

  1. S1-2024-454906-abstract.pdf  
  2. S1-2024-454906-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-454906-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-454906-title.pdf