Laporkan Masalah

KAJIAN PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT SISTEM RENE DI DESA BABOTIN KABUPATEN BELU PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR

MEYDAR HAPSARY SALEH, Ir. Djuwadi, MS

2007 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Hutan rakyat sebagai salah satu bentuk keterikatan manusia dengan alam, dalarn pengelolaannya memiliki keunikan tersendiri di setiap daerah sebagai hasil dari proses belajar dan adaptasi diri terhadap SDA dengan berbagai faktor pembatasnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi kayu dan non kayu yang diproduksi dari hutan rakyat. selain itu j uga untuk mengetahui cara-cara pengelolaan hutan rakyat yang dilakukan oleh masyarakat Babotin yang meliputi aspek produksi dan aspek sosial. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif dan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Sampel yang dipilih untuk perolehan data potensi kayu dan non kayu adalah sebanyak 20 responden yang dipilih secara stratified randomized sampling. Sedangkan data mengenai cara-cara pengelolaan hutan rakyat diperoleh dengan wawancara langsung dengan tokoh-tokoh kunci dalarn pengelolaan hutan rakyat. penelitian ini dilakukan selama bulan Februari - Maret 2006. Dari penelitian yang dilakukan diketahui bahwa cara-cara pengelolaan yang dilakukan masyarakat babotin menggunakan sistem kebun atau rene, yang meliputi 3 jenis penggunaan lahan yaitu po 'anlpekarangan, po 'an manu 'ak/kebun tanaman pertanian dan rene nok hau hoinlkebun pohon. Potensi jumlah pohon pada lahan po 'an manu 'ak sebesar 13.632 batang, potensi volume sebesar 4.689,692 m3 atau 33,026 111 3 /ha dan etat volumenya 625,381 m3 /tahun. Jumlah pohon di po 'an/pekarangan sebesar 4.142 batang, potensi volume sebesar 1.781,463 m3 atau 50,584 m3/ha dan etat volumenya sebesar 223,638 m3/tahw1. Jumlah pohon di lahan rene nok hau hoin/kebun po hon sebesar 23 .828 batang, potensi volume sebesar 5.963,114 rn3 atau 49,562 m /ha dan etat volurnenya sebesar 1.064,220 m3 /tahun.

Farm forest as one type of bounding between human and nature has uniqueness management in different region as result of learning and adaptation processes to natural resources with limitation factors. The research's aims : 1). To estimate standing stocks and non-wood product that produced from farm forest, 2). To identify the methods used in managing farm forest, included production and social aspects. This research was carried out with descriptive method which use primary and secondary data. The sample used to get estimation of standing stocks and non wood product selected with stratified randomized sampling. Information about farm forest management method collected from some key persons in farm forest management. This research was performed on Februa,y - march 2006 The research results that in managing farm forest Babotin people use Rene system, which included 3 kind of land usage, that is po 'an/pekarangan, po 'an manu 'aklkebun tanaman pertanian and rene nok hau hoin/kebun pohon. Po 'an/pekarangan has number of trees about 13.632, equals to 4.689,692 m3 or 33,026 m3/ha, annually yield about 625,381 m3 . Po 'an/pekarangan has number of trees about 4.142, equals to 1. 781,463 m3 or 50,584 m3/ha, annually yield about 223,638 m3 . Rene nok hau hoin/kebun pohon has number of trees about 23.828, equals to 5.963,114 m3 or 49,562 m3/ha, annually yiel about 1.064,220 m3 .

Kata Kunci : Hutan rakyat, sistem rene, potensi kayu

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf