Laporkan Masalah

Efektivitas pelatihan imajinasi terhadap peningkatan kreativitas siswa

YUSRI, Nur 'Aisyiah, Dr. Toto Kuwato

2004 | Tesis | S2 Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan imajinasi terhadap peningkatan kreativitas siswa. Hipotesis yang diajukan adalah ada perbedaan kreativitas antara kelompok yang mendapatkan perlakuan pelatihan imajinasi dengan yang tidak mendapatkan perlakuan. Siswa yang diberi pelatihan imajinasi akan memiliki tingkat kreativitas yang tinggi daripada yang tidak diberi pelatihan imajinasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa siswi kelas 1 Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, berusia antara 12-13 tahun dan memiliki tingkat inteligensi rata-rata dan rata-rata atas (IQ 100-119) sebanyak 48 siswa. Subjek dikelompokkan melalui random assigment dalam kelompok eksperimen sebanyak 24 siswa dan kelompok kontrol sebanyak 24 siswa. Penelitian eksperimen ini menggunakan pelatihan imajinasi sebagai variabel bebas dan kreativitas sebagai variabel tergantung. Inteligensi yang diduga dapat mempengaruhi kreativitas, dikendalikan secara statistik Tingkat kreativitas siswa diukur dengan menggunakan tes kreativitas verbal yang dikembangkan oleh Munandar (1977). Inteligensi siswa diukur dengan CFIT skala 2 A. Data yang terkumpul dianalisis dengan Anakova 1-jalur.Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum diberi perlakuan kedua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol tidak berbeda kreativitasnya (F = 0.298 ; p = 0.594) dan sesudah diberikan perlakuan pelatihan imajinasi menunjukkan ada perbedaan yang sangat signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (F= 70.329 ; p = 0.000). Berdasarkan hasil tersebut di atas, maka pelatihan imajinasi efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa

The present research was aimed to identify the effectiveness of imagination training on improved creativity of students. Hypothesis proposed was that there was difference in creativity between groups treated with and with no imagination training. Students assigned with imagination training would achieve higher level of creativity compared to their counterpart with no imagination training. Subject involved 48 students (male and female) of grade 1 Junior High School aged between 12-13 years with averaged intelligence level and above (IQ 100-119). They were divided through random assingment into experimental and control groups and each of groups consisted of 24 students. This experimental study exploited imagination training and creativity as independent and dependent variables, respectively. Intelligence expected to influence creativity was statistically controlled. Students’ creativity was assessed through the use of verbal creativity test that Munandar (1977) developed, while students’ intelligence was measured with CFIT Scale 2 A. Data collected were analyzed using one-way covariance analysis. Results indicated that before treatment assigned, both groups, i.e. experiment and control groups were not different in creativity (F = 0.298; p = 0.594), and after treatment of imagination training, the most significant difference was found between the experiment and control groups (F= 70.329; p = 0.000). Based on the above results, imagination training was effective to improve students’ creativity.

Kata Kunci : Kreativitas,Pelatihan Imajinasi, Imagination training, Creativity


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.