Laporkan Masalah

EVALUASI POTENSI MATAAIR UNTUK KEBUTUHAN AIR MINUM MASYARAKAT ( Studi Kasus di Sekitar Hutan Pinus RPH Jati BKPH Baturetno KPH Surakarta)

Arif Ismail, Ir. Sri Astuti Soedjoko

2007 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Air merupakan salah satu sumberdaya alam yang sangat dibutuhkan oleh manusia maupun mahkluk hidup lainnya untuk kelangsungan hid upnya. Seiring dengan perkembangan teknologi dan perkemb angan jumlah penduduk yang terus meningkat, maka semakin meningkat pula kebutuhan sumberdaya air baik secara kuantitas maupun kualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah 1 ). Untuk mengetahui serta memetakan mataair yang ada di DTA Rahtawu dan DTA Gajah Mungkur 2) Untuk rnenghitung potensi mataair secara kuantitatif dan kuatitatif 3) Untuk mcngctahui faktor sosial ckonomi masyarakat yang diduga berpcngamh tcrhadap kebutuhan air serta menghitung dan memperkirakan besamya kcbutuhan air minum. Unn,k mengetahui potensi mataair secara h.-1.iantitatif dilakukan pengukuran dengan metode velocity area dan volumetric. Kualitas air didapatkan dari analisis sampel air di laboratorium, kemudian dibandingkan dengan bakumuh1 yang berlaku untuk menganalisis kelayakan air minum. Untuk mengetahui faktor sosial ekonomi yang berpengaruh terhadap kebutuhan air minum rumah tangga, dilakukan analisis Chi-Square dan regresi tinier ber ganda. Kebutuhan air minum diketahui dengan menghitungjumlah kebutuhan air responden pada kucsioner. Jumlah total debit air yang diaJirkan oleh mataair pada bulan September 2004 (musim kemarau) sebesar 4,43 liter/detik, sedangkan pada bulan Maret 2005 (musim hujan) sebesar 6,23 liter/detik. Secara k7.1alitatif, mataair memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan batas yang ditentukan untuk air minum. Berdasarkan analisis Chi-Square dan regresi linier berganda faktor jumlal1 anggota keluarga, jumlah ternak, ketersediaan air dan jarak bak tampung berpengaruh terhadap kebutuhan air minwn keluarga. Kebutuhan air minwn pada akhir September 2004 di dcsa Ngambarsari sebcsar 5,04 litcr/dctik dan hingga pada tahun 2020 kebutuhan total air dipcrkirakan mencapai 5, 17 liter/detik. Dari pcnclitian ini disimpulkan bahwa potensi mataair secara kuantitatif dan kualitatif mampu mencukupi kebutuhan air minum dengan rasio antara kebutuhan dan ket<;rsediaan air sebesar 47,04% (termasuk mendekati titik kritis). Agar ketersediaan air tetap terjaga, maka pengelolaan hutan harus memperhatikan faktor lingkungan dan faktor sosial masyarakat, jangan hanya berdasarkan nilai ekonomi.

Water is natural resource that is highly needed by human and other living organisms for their life rersistence. Along with the technolOb'Y development and the high rate of increasing population, the need on water resources quantity and quality are getting higher. The objectives from this research are: to get information of water- spring in Rahtawu water capture area and Gajah lv1ungkur water capture area and mapping it 1 ), to measure the quantity and quality of water-spring potential 2), to get infonnation of social economic community factors that give influence on water necessity, also to calculating and estimating the rate of drinking water necessity 3 ). To get information of quantitative water-spring potential. velocity area method and volumetric method were used. Water quality infonnation received from water sample analysis done in laboratory then compared with quality standard to analyze drinking water worthiness. To get information on social economic factor which influencing the water necessity for households, Chi-Square analysis and double tinier regression were used. Infonnation on drinking water necessity was received by calculating the water necessity of respondents in questioner. The total discharge of water channeled by water-spring in September 2004 (dry season) were 4,43 liter/second, on ivfarch 2005 (rain season) were 6,23 liter/second. Qualitatively, water-spring has good quality and compatible with the determined standard for drinking water. Based on Chi-Square analysis and double tinier regression; number of family member, livestock, water availability and distance of water tank capture give influence on f a mily water necessity. Drinking water necessity at the end of September 2004 in Ngambarsari Village were 5,04 liter/second and until year 2020 total water necessity estimated reaching 5, 17 liter/second. Conclusion f r om this rcsc<1rch is the quantity and C)uality of w<1h.:rspring potential able to fulfill drinking water necessity with the ratio between necessity and water availability is 47,04% (included approaching limit point). To keep the availability of water, forest management must consider environmental aspects and social community aspects, not only based on economic values.

Kata Kunci : air, mataair, kebutuhan air.

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf