Pengaruh Aktivitas PT Madubaru PG-PS Madukismo Terhadap Lingkungan Permukiman di Sekitarnya
AGATHA ALDIVANE PETRASATI, Ir.Deva Fosterharoldas Swasto, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM
2024 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA
Penelitian bertujuan untuk menilai dampak operasional aktivitas PT Madubaru PG-PS Madukismo terhadap kualitas lingkungan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat sekitar di Dusun Mrisi, Dusun Ngimbang, dan Dusun Dagaran, serta memahami faktor-faktor yang memengaruhi masyarakat untuk bermukim di daerah industri. Sebagai satu-satunya pabrik gula dan alkohol yang masih beroperasi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), PT Madubaru PG-PS Madukismo tidak hanya berperan penting dalam memenuhi kebutuhan gula nasional, tetapi juga menimbulkan berbagai isu lingkungan, terutama terkait dengan limbah industri. Metode yang digunakan meliputi pendekatan deduktif kualitatif dengan analisis deskriptif. Data primer diperoleh melalui observasi, kuisioner, dan wawancara, sementara data sekunder dari dokumen-dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah pabrik berdampak signifikan terhadap kualitas air dan udara di sekitar pabrik, serta kesehatan dan ekonomi masyarakat. Faktor utama yang memengaruhi masyarakat untuk bermukim di area industri termasuk kenyamanan, pekerjaan, kekerabatan, ekonomi, toleransi, dan pendidikan. Pabrik telah berupaya mengatasi dampak negatif melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), namun masih memerlukan peningkatan dalam implementasi dan komunikasi dengan masyarakat. Meski beberapa upaya pengelolaan limbah telah dilakukan, masih terdapat kekurangan dalam memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah dan pengelola industri untuk meningkatkan kebijakan dan praktik lingkungan yang berkelanjutan.
The study aims to assess the operational
impact of PT Madubaru PG-PS Madukismo's activities on the environmental
quality, health, and economy of the local community in Dusun Mrisi, Dusun
Ngimbang, and Dusun Dagaran, and to understand the factors influencing the
community's decision to reside in an industrial area. As the only sugar and
alcohol factory still operating in the Special Region of Yogyakarta (DIY), PT
Madubaru PG-PS Madukismo not only plays an important role in meeting national
sugar needs, but also raises various environmental issues, especially related
to industrial waste. The methodology employed includes a deductive
quantitative-qualitative approach with descriptive analysis. Primary data were
collected through observations, questionnaires, and interviews, while secondary
data were obtained from related documents. The results show that the factory's
waste significantly impacts the air and water quality around the factory, as
well as the health and economy of the local community. The main factors
influencing the community to reside in the industrial area include convenience,
employment, kinship, economy, tolerance, and education. The factory has
attempted to mitigate negative impacts through a Corporate Social and
Environmental Responsibility (CSER) program, yet improvements in implementation
and communication with the community are still needed. Although efforts to
manage waste have been made, there remain shortcomings in meeting established
quality standards. This research is expected to provide recommendations to
local governments and industry managers to enhance policies and practices for
sustainable environmental management.
Kata Kunci : Kata kunci: limbah industri, kualitas lingkungan, kesehatan masyarakat, ekonomi lokal, permukiman industri