Pembuatan Sistem Monitoring dan Pengendalian Jarak Jauh Frekuensi dan Waktu Pada Prototype Teknologi Audio Bio-Harmonik untuk Pertumbuhan Tanaman Pakcoi Hidroponik Berbasis Internet of Things
Silpana Cristati Hutauruk, Budi Sumanto, S.Si., M.Eng.
2024 | Tugas Akhir | D4 Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol
Teknologi Audio Bio-Harmonik yang sudah ada
masih menggunakan proses monitoring dan pengendalian frekuensi secara
manual. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah prototype sistem monitoring
suhu, kelembaban, frekuensi dan waktu serta pengendalian jarak jauh berupa
frekuensi dan waktu berbasis Internet of Things. Teknologi Audio Bio-Harmonik
dibuat untuk meningkatkan kualitas hasil produksi tanaman pakcoi yang lebih unggul
dengan memanfaatkan paparan bunyi yang berasal dari sinyal PWM (Pulse Width
Modulation) yang dihasilkan oleh mikrokontroler ESP32. Paparan bunyi yang dihasilkan
oleh speaker dengan peak frekuensi 3500 Hz pada pagi hari dan sore hari.
Hasil pengujian sistem pada tanaman pakcoi selama 45 hari dengan hasil nilai
rata-rata pengukuran diameter batang 9,84 mm, lebar daun 59,04 mm, dan tinggi tanaman >156,8
mm. Data tersebut dibandingkan dengan tanaman pakcoi yang tidak terpapar bunyi
3500 Hz dengan hasil rata-rata pengukuran diameter batang 6,4 mm, lebar daun
66,5 mm, dan tinggi tanaman >156.8 mm.
The
existing Bio-Harmonic Audio Technology still uses manual monitoring and
frequency control processes. This research aims to create a prototype system
for monitoring temperature, humidity, frequency, and time, as well as remote
control of frequency and time based on the Internet of Things. The Bio-Harmonic
Audio Technology is designed to enhance the quality of pak choi plant
production by utilizing sound exposure from PWM (Pulse Width Modulation)
signals generated by the ESP32 microcontroller. The sound exposure is produced
by a speaker with a peak frequency of 3500 Hz in the morning and evening. The
system was tested on pak choi plants for 45 days, resulting in an average stem
diameter of 9.84 mm, leaf width of 59.04 mm, and plant height of >156.8 mm.
These data were compared to pak choi plants not exposed to the 3500 Hz sound,
which had an average stem diameter of 6.4 mm, leaf width of 66.5 mm, and plant
height of >156.8 mm.
Kata Kunci : Audio Bio-Harmonik, Tanaman Pakcoi, Suhu dan Kelembaban, Internet of Things.