Laporkan Masalah

Evaluasi Penggunaan Warfarin pada Pasien Rawat Jalan dengan Gangguan Kardiovaskular di RSUP Dr. Sarjito

LUTHFIA QOTRUNNADA, apt. Woro Harjaningsih, S.Si., Sp. FRS.; Dr. apt. Fita Rahmawati, Sp. FRS.

2024 | Skripsi | FARMASI

Warfarin merupakan antikoagulan yang diberikan sebagai profilaksis maupun terapi untuk memecah gumpalan darah. Aktivitas trombolitik warfarin dengan rentang terapeutik sempit berkaitan erat dengan terjadinya efek samping perdarahan. Parameter berupa penilaian International Normalized Ratio (INR) digunakan untuk mencegah penggumbalan darah ataupun efek samping perdarahan akibat terapi yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan warfarin, gambaran parameter nilai INR, dan kejadian perdarahan akibat penggunaan warfarin di RSUP Dr. Sardjito. 

Penelitian dilakukan dengan metode cross-sectional pada pasien dengan indikasi gangguan kardiovaskular yang mendapatkan terapi warfarin dalam rentang periode April 2023 – April 2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik consecutive sampling dari data rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Profil penggunaan warfarin yang diamati meliputi indikasi dan dosis penggunaan warfarin. Parameter INR dan kejadian perdarahan diamati sebagai evaluasi terapi warfarin. Hasil data yang didapatkan kemudian dianalisis secara deskriptif. 

Dari 97 subjek penelitian, sebagian besar warfarin digunakan untuk indikasi fibrilasi atrium pada 73 pasien (75,3%) dan dosis yang paling banyak diberikan adalah 14 mg/minggu kepada 46 pasien (47,4%). Analisis nilai INR yang dilakukan pada 85 pasien menunjukkan 70 pasien (72,2%) memiliki nilai INR subterapeutik, 10 pasien (10,3%) memasuki rentang nilai INR terapeutik, dan 5 pasien (5,2%) memiliki nilai INR supraterapeutik. Selain itu, ditemukan 3 kasus perdarahan berupa perdarahan gusi, mimisan, dan melena.

Warfarin is an anticoagulant administered both prophylactically and therapeutically to break down blood clots. The thrombolytic activity of warfarin, with its narrow therapeutic range, is closely associated with the occurrence of bleeding side effects. The International Normalized Ratio (INR) assessment parameter is used to prevent blood coagulation or bleeding due to improper therapy. This study aims to determine the profile of warfarin use, INR values, and the incidence of bleeding due to warfarin use at Dr. Sardjito General Hospital.

The study was conducted using a cross-sectional method on cardiovascular patients receiving warfarin therapy from April 2023 to April 2024. Sampling was carried out using consecutive sampling techniques from the medical records of patients who met the inclusion criteria. The observed warfarin use profile included the indications and dosage of warfarin use. INR parameters and bleeding incidents were observed as an evaluation of the given warfarin therapy. The data obtained were then analyzed descriptively.

Out of 97 patients, most warfarin was used for the indication of atrial fibrillation in 73 patients (75.3%), and the most frequently given dosage was 14 mg/week in 46 prescriptions (47,4%). Analysis of INR values to 85 patient showed that 70 patients (72.2%) had subtherapeutic INR, 10 patients (10.3%) were within the therapeutic range, and 5 patients (5.2%) had supratherapeutic INR values. Additionally, there were 3 cases of bleeding side effects, including gum bleeding, nosebleeds, and melena.

Kata Kunci : Warfarin, International Normalized Ratio (INR), Perdarahan

  1. S1-2024-454904-abstract.pdf  
  2. S1-2024-454904-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-454904-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-454904-title.pdf