FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI TINGKAT KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KOTA YOGYAKARTA BAGIAN UTARA
WANDA SEPTIA WAHYUNI, Dr. apt. Nanang Munif Yasin, S.Si., M.Pharm.
2024 | Skripsi | FARMASI
Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang. Penyebab gagalnya terapi adalah rendahnya kepatuhan pengobatan. Hal inilah yang menyebabkan kegagalan terapi pada pasien yang bisa berujung komplikasi bahkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi.
Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling yang dilakukan di Puskesmas Gedongtengen, Danurejan, Gondokusuman dan Puskesmas Jetis selama bulan Januari-Februari 2024. Tingkat Kepatuhan diukur dengan instrumen kuesioner Morisky Green Levine Adherence Scale (MGLS) dan kuesioner yang dimodifikasi terkait faktor yang memengaruhi kepatuhan pasien dengan wawancara terstruktur. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif statistik dan analisis bivariat melalui uji cross-tab Chi Square untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan pengobatan pasien hipertensi di Puskesmas Kota Yogyakarta Bagian Utara tergolong dalam kategori sedang 73 responden (60,8%). Beberapa faktor yang memengaruhi kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi berupa karakteristik sosiodemografi yaitu pekerjaan (p = 0,006) dan jarak rumah (p = 0,013), karakteristik penyakit lama pengobatan (p = 0,006), dan karakteristik pelayanan kesehatan meliputi kelengkapan informasi obat (p = 0,036), fasilitas lengkap (0,008) dan kenyamanan (p = 0,008).
Hypertension is a chronic disease that requires long-term treatment. The cause of therapy failure is low treatment compliance. This is what causes therapy failure in patients which can lead to complications and even death. This study aims to determine the factors that influence medication adherence in hypertensive patients.
This research uses an observational method with a cross sectional approach. Sampling was carried out using accidental sampling technique at the Gedongtengen, Danurejan, Gondokusuman and Jetis Health Centers during January-February 2024. Compliance levels were measured using the Morisky Green Levine Adherence Scale (MGLS) questionnaire instrument and a modified questionnaire related to factors influencing patient compliance. with structured interviews. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and bivariate analysis using the cross-tab Chi Square test to determine the factors that most influence compliance.
The results of the study showed that the level of compliance with treatment of hypertensive patients at the North Yogyakarta City Community Health Center was classified as in the medium category, 73 respondents (60.8%). Several factors that influence medication adherence in hypertensive patients include sociodemographic characteristics, namely work (p = 0.006) and distance from home (p = 0.013), disease characteristics, length of treatment (p = 0.006), and health service characteristics including completeness of drug information (p = 0.036), complete facilities (0.008) and comfort (p = 0.008).
Kata Kunci : Hipertensi, Kepatuhan, Puskesmas, MGLS