Konsep Manusia dalam Sastra Jawa Hana Caraka
MULYONO, Suyadi, Prof.Dr. Damardjati Supadjar
2004 | Tesis | S2 Ilmu FilsafatSastra Jawa Hana Caraka yang terkandung dalam Serat Kridhasastra, karya R. Ngabei Puspadipura adalah merupakan Sastra Jawa yang mengandung nilai yang tinggi, sebab isi kandungan pada Ha Na Ca Ra Ka, Da Ta Sa Wa La, Pa Dha Ja Ya Nya, Ma Ga Ba Tha Nga, merupakan makna hidup dan kehidupan manusia, rinci dari unsur-unsur hakikatnya (Dzat) Anasir-anasir Alam yang berasal dari Tuhan, menyatu pada pribadi manusia menjadi alam batin dan alam lahir. Puspadipura sebagai Penulis sekaligus pengungkap gagasan memaknai isi alpabet Hana Caraka, merupakan makna yang sangat dalam dan luas tentang penciptaan manusia, hakikat manusia dan kepribadian manusia, diungkap awal-mula, proses perjalanan hidup sampai akhir menghadapi saat-saat waktu ajalâ€Purwa, Madya, Wusanaâ€, sampai mencapai “manunggaling kawula Gustiâ€, “wruh ing Sangkan Paraning Dumadi†yang disebut dengan mencapai “Kasunyatan urip sejati, yaiku Kasampurnanâ€. Awal dari Dzat Tuhan, akhir kembali ke Dzat Tuhan. Puspadipura dalam ungkapan agar manusia dapat mencapai tujuan hidup kesempurnaan, hendaknya orang hidup selalu ingat pada awal mula dari Tuhan, dan hidup sebagai utusan (Rasul) dan wakil Tuhan di Dunia, maka hendaknya mengamalkan sifat-sifat Tuhan, yang Pengasih, Penyayang, Pemurah dan Pengampun kepada sesama hidup ciptaan Tuhan. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan objek material penelitiannya adalah karya Puspadipura, tentang Hana Caraka pada Kridhasastra. Sedang objek formalnya adalah filsafat manusia. Data-data tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode Interpretasi, Holistik dan Heuristika yang dikuatkan dengan metode Hermeneutik filosofis untuk mengkaji teks-teks pada sumber primer maupun sekunder secara filosofis. Hasil utama penelitian ini, melakukan kajian kritis terhadap ungkapan-ungkapan nasehat, untuk memperoleh pemahaman baru tentang hakikat manusia dalam hidup dan kehidupan relevansinya dalam dunia modern sekarang ini.
Hana Caraka as the Javanese alphabet in Kridhasastra Text, by R. Ngabei Puspadipura, is a Javanese literature; it has some value or high quality among the other text of Javanese literature. Ha Na Ca Ra Ka, Da Ta Sa Wa La, Pa Dha Ja Ya Nya, Ma Ga Ba Tha Nga as the meaning of life of human beings, consist of the nature of substance (Dzat), elements of nature tha come from The God. All of which exist in individual as the material and spiritual entities. Puspadipura as writer and exposer of ideas, gave the contents of Hana Caraka alphabet as the deep and large meaning of the creation of human beings, the nature and personality of men; it exposed the origin, life process from the start to the end when men are faced to the dead, “The Start, The Midle, and The Endâ€, until they get “unity of God-creaturesâ€, “Understan of the Origin and the End of life “that of which called getting “The really real of life, that is a perfectnessâ€. Come from the God, go to the God. According to Puspadipura, men I order to get the perfect of life, their life always remember of their origin from God, and they ought to living their life as vice of God in the world, therefore, men ought to practicing the God natur: Merciful an Charity, Compassionate and Generosity, to the creatures that come from the God. This study is library research, the material object for this research is Puspadipura thinking about Hana Caraka at the Kridhasastra,†the formal object is human filosofi. The data’s is analysed with interpretation method Holistic and Hermenitic, that stronged by Filosofi Hermeneutic for analysis of the tex in primer resource or secundair throught analysis filosofi. The main result this research to do critic analysis with idiom, sugestion to get new prefect about live or esension of human in their being live, this relevation of modern live.
Kata Kunci : Filsafat Manusia,Sastra Jawa,Makna Hidup,Hana Caraka