Laporkan Masalah

EFEK EKSTRAK ETANOLIK BUAH PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP WADER PARI (Rasbora lateristriata (Bleeker, 1854)) YANG DIINDUKSI DIABETES MELITUS TIPE 2

Laili Mufli Zusrina, Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc.

2024 | Tesis | S2 Biologi

Diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu penyakit kronis yang ditandai dengan kondisi hiperglikemia. Diabetes melitus disebabkan oleh gangguan sekresi insulin dan resistensi insulin. Jumlah penderita diabetes melitus yang semakin meningkat memicu pengembangan teknik terapi anti diabetes yang semakin masif. Masyarakat mulai mencari alternatif pengobatan selain obat kimia, salah satunya dengan bahan alami. Tanaman pare (Momordica charantia) merupakan tanaman yang diyakini dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah sehingga kerap dimanfaatkan sebagai terapi bagi penderita diabetes. Dalam perkembangannya diabetes dapat memicu penyakit lain seperti retinopati. Sebelum bahan alami digunakan lebih lanjut sebagai terapi pengobatan, diperlukan adanya pengetahuan mengenai pengaruhnya terhadap kondisi fisiologis serta struktur histologi beberapa organ seperti pankreas dan mata. Penelitian ini menggunakan ikan wader pari (Rasbora lateristriata) sebagai hewan model. Sebanyak 24 ekor R. lateristriata dibagi menjadi 6 kelompok. Induksi diabetes melitus tipe 2 menggunakan dextrose monohydrate konsentrasi 50 mM, 75 mM, 100 mM, dan 200 mM. Setelah itu, ikan diberi terapi ekstrak etanolik buah M. charantia kemudian dilakukan pengamatan. Parameter yang diamati adalah perilaku renang, berat badan, morfologi mata, struktur histologi lapisan retina mata dan pankreas dengan pewarnaan umum Hematoksilin Eosin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak buah M. charantia meningkatkan aktivitas renang, menurunkan berat badan dan kadar glukosa darah, mempengaruhi ketebalan lapisan retina GCL; OPL; dan ONL, serta memperbaiki struktur sel di islet’s of Langerhans. Namun, ekstrak buah M. charantia tidak berpengaruh terhadap perubahan morfologi mata dan ketebalan lapisan INL dan IPL retina mata.

Type 2 diabetes mellitus is a chronic condition characterized by hyperglycemia, caused by impaired insulin secretion and insulin resistance. The increasing number of people with diabetes mellitus has prompted the development of more advanced anti-diabetic therapy techniques, including the search for alternative treatments using natural ingredients. One plant believed to lower blood glucose levels is bitter melon (Momordica charantia). In the progression of diabetes, it can trigger other diseases such as retinopathy. Before natural ingredients are further used as therapeutic treatments, it is necessary to understand their effects on physiological conditions and the histological structure of several organs such as the pankreas and eyes. This study used Yellow Rasbora (Rasbora lateristriata) as a model organism. A total of 24 R. lateristriata were divided into 6 groups. Type 2 diabetes mellitus was induced using dextrose monohydrate at concentrations of 50 mM, 75 mM, 100 mM, and 200 mM. The fish were then treated with ethanolic extract of M. charantia fruit, followed by observations. The parameters observed included swimming behavior, body weight, eye morphology, and the histological structure of the retinal layers of the eyes and pankreas, using general Hematoxylin-Eosin staining. The results indicate that the administration of M. charantia fruit extract increases swimming activity, reduces body weight and blood glucose levels, affects the thickness of the GCL, OPL, and ONL retinal layers, and improves cell structure in the islets of Langerhans. However, the M. charantia fruit extract did not affect changes in eye morphology and the thickness of the INL and IPL layers of the retina.

Kata Kunci : Momordica charantia, diabetes melitus, wader pari, pankreas, retina mata

  1. S2-2024-501614-abstract.pdf  
  2. S2-2024-501614-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-501614-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-501614-title.pdf