Reaksi pekerja terhadap Downsizing :: Anteseden dan konsekuensi dari keadilan prosedural, interpersonal dan informasional
SUGIARTI, Tri, Dr. Harsono, MSc
2004 | Tesis | S2 ManajemenPerubahan lingkungan yang dihadapi organisasi seringkali membuatnya terpaksa harus mengontrol biaya, melakukan pengurangan staf dan upaya redesain organisasi. Pekerja yang merasa seperti bekerja di lingkungan baru karena dihadapkan pada sistem-sistem yang baru, diminta menangani lebih banyak pekerjaan dan dihadapkan pada perubahan jalur karier seringkali bersikap negatif terhadap perubahan, organisasi dan pihak manajemen selama perubahan organisasi. Penelitian-penelitian dalam bidang keadilan organisasi menyarankan bahwa perubahan organisasi seperti downsizing perlu mempertimbangkan persoalan mengenai keadilan untuk seluruh anggota organisasi yang terlibat di dalamnya. Ketika organisasi harus melakukan perubahan alokasi sumbernya untuk mencapai tujuan dan misi yang baru, mereka yang terlibat dalam perubahan tersebut ada yang merasa diuntungkan dan ada pula yang merasa dirugikan. Kondisi demikian menyebabkan persoalan keadilan menjadi perhatian utama bagi mereka yang harus mengalami masa-masa sulit selama perubahan organisasi. Penelitian ini berupaya untuk mengidentifikasi proses downsizing yang efektif dengan menggunakan teori keadilan organisasi sebagai framework untuk menggali dan memahami reaksi pekerja terhadap downsizing. Penelitian ini menguji model reaksi pekerja terhadap downsizing yang terdiri dari beberapa prediktor dan konsekuensi dari keadilan prosedural, interpersonal dan informasional. Struktural equation modeling (SEM) digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dengan menyebarkan kuesioner terhadap 136 pekerja yang berasal dari dua organisasi. Hasil temuan penelitian ini adalah ketiga bentuk keadilan (yaitu keadilan prosedural, interpersonal dan informasional) masing-masing mempunyai pengaruh yang berlainan dengan empat variabel prediktor dan empat variabel konsekuensi yang diusulkan dalam penelitian ini. Penelitian ini menemukan anteseden dari keadilan yang terdiri dari employee input, support for victims dan implementation memprediksi keadilan prosedural; sementara itu, support for victims dan communication berpengaruh pada keadilan interpersonal; dan implementation dan communication merupakan prediktor dari keadilan informasional. Selanjutnya, keadilan prosedural ditemukan berpengaruh kuat pada semua variabel outcome dalam penelitian ini (kepuasan kerja, turnover intentions, komitmen organisasi dan kepercayaan terhadap pihak manajemen); sementara itu, keadilan interpersonal memprediksi komitmen organisasi; dan keadilan informasional merupakan prediktor dari kepercayaan terhadap pihak manajemen.
Organizations continue to face environmental changes and as a response many have to control cost, resorted to staff reductions and other redesaign effort. The remaining employees who often felt like working in the new environment because faced to new systems, asked to do more with less resource and faced change in their carrier path are likely to have negative attitudes towards the change, organization as well as management during organizational change. Research in organizational justice recommend that organizational change such as downsizing necessarily involves issues of justice to those involved in it. As organizations redeploy their resources to achieve new mission objectives, some of those involved in change will gain while others will lose. Such condition makes fairness issues always be salient to those who must bear the hardships of organizational change. This study seek to identify the process used in effective downsizing as well as the consequences that process using organizational justice theory as a framework in order to explore and understand employee reactions of downsizing. This study tested a model of employees reactions to organizational downsizing, which incorporated multiple predictors and consequences of procedural, interpersonal and informational justice. Structural equation modeling is used to analyses data collected by survey from 136 workers in two organizations. Results of this study found that the three justice types (e.i. procedural, interpersonal and informational justice) had different correlates with four antecedent and four outcome proposed in this study. This study found that employee input, support for victims and implementation predicted procedural justice; while support for victims and comunication were associated with interpersonal justice; and implementation and communication were predictors of informational justice. Procedural justice was strongly related to all four outcome variables (job satisfaction, turnover intentions, organizational commitment and management trust); while interpersonal justice added unique variance to the prediction of organizational commitment and informational justice was predictor of management trust. Implications from this study are futher discussed.
Kata Kunci : Manajemen SUmberdaya Manusia,Perubahan Organisasi,Downsizing,Keadilan, downsizing, procedural justice, interpersonal justice, informational justice