Laporkan Masalah

Implikasi Spatial Proximity terhadap Kapasitas Kelembagaan Daerah Tumbuh Lambat

TIARA TIRTA MAYANGSARI, Doddy Aditya Iskandar, S.T., M.CP., Ph.D

2024 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Desentralisasi fiskal yang telah berjalan selama 2 dekade di Indonesia diharapkan dapat mengurangi disparitas wilayah, terutama daerah tumbuh lambat. Dalam pelaksanaannya, kapasitas kelembagaan menjadi kunci kesuksesan dari pembangunan tersebut. Akan tetapi, upaya saat ini masih belum mempertimbangkan aspek spasial dalam analisisnya, padahal daerah tumbuh lambat di Indonesia tahun 2014 mengindikasikan terdapat multiplier effect dari kedekatan spasial (spatial proximity) yang mendorong pengentasan daerah tumbuh lambat. Maka dari itu, penelitian ini mengkaji implikasi kedekatan spasial terhadap dinamika kapasitas kelembagaan di daerah tumbuh lambat pada Provinsi Lampung dan Provinsi Sulawesi Tengah dengan menggunakan konsep teori Tobler atau The First Law of Geography. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pemodelan PLS-Structural Equation Modeling, kedua provinsi tersebut memiliki kaitan erat antara spatial proximity dengan kapasitas kelembagaan yang akan berpengaruh terhadap capaian hasil pembangunan. Akan tetapi, hasil dari kedua provinsi tersebut mempunyai path analysis yang berbeda. Dengan demikian, pendekatan yang dilakukan oleh pemerintah perlu disesuaikan dengan karakteristik wilayah dan potensi masing-masing untuk dapat meningkatkan capaian hasil pembangunan dalam upaya pengentasan daerah tumbuh lambat.

Fiscal decentralization that has been running for 2 decades in Indonesia is expected to reduce regional disparities, especially slow-growing regions. In its implementation, institutional capacity is key to the success of such development. However, current efforts have not considered spatial aspects in their analyses, whereas slow-growing regions in Indonesia in 2014 indicated that there is a multiplier effect of spatial proximity that encourages the alleviation of slow-growing regions. Therefore, this study examines the implications of spatial proximity on the dynamics of institutional capacity in slow-growing regions in Lampung Province and Central Sulawesi Province using the concept of Tobler's theory or The First Law of Geography. The results show that with PLS-Structural Equation Modeling, both provinces have a close relationship between spatial proximity and institutional capacity that will affect the achievement of development outcomes. However, the results of the two provinces have different path analysis. Thus, the approach taken by the government needs to be adjusted to the characteristics of each region and its potential to be able to improve the achievement of development outcomes in an effort to alleviate slow-growing regions


Kata Kunci : Spatial Proximity, Kemandirian Fiskal Daerah, Ekonomi Regional, Pengentasan Daerah Tumbuh Lambat

  1. S1-2024-456710-abstract.pdf  
  2. S1-2024-456710-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-456710-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-456710-title.pdf