Toponimi Nama Pedukuhan di Kecamatan Depok
RANA ALFIYYAH TUFFAHATI, Prof. Dr. Hendrokumoro, M.Hum.
2024 | Skripsi | SASTRA NUSANTARA
Penelitian
ini membahas tentang toponimi nama-nama pedukuhan di Kecamatan Depok. Toponimi
merupakan studi tentang nama tempat atau asal-usul nama tempat. Kecamatan Depok
dikenal oleh masyarakat pendatang maupun masyarakat sekitar. Namun, masyarakat
di Kecamatan Depok banyak yang belum mengetahui asal-usul penamaan nama pedukuhan.
Oleh karena itu penelitian mengenai toponimi nama-nama pedukuhan di Kecamatan
Depok dibuat. Nama-nama pedukuhan dianalisis menggunakan teori fonologi,
morfologi, dan toponimi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk
satuan kebahasaan dan makna.
Dalam
mengumpulkan data, peneliti menelusuri web pemerintah daerah dan mencari
informasi dari informan melalui wawancara. Teknik yang digunakan dalam
mengumpulkan data adalah teknik wawancara, dan teknik catat. Lalu dalam
menganalisis data menggunakan teknik bagi unsur langsung dan metode padan
referensial. Kemudian dalam penyajian data menggunakan metode informal dan
metode formal. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut, 1) Bentuk
satuan kebahasan toponomi nama-nama pedukuhan di Kecamatan Depok adalah berbentuk
monomorfemis dan polimorfemis. Bentuk polimorfemis meliputi afiksasi dan kata
majemuk. Lalu terdapat nama pedukuhan yang terdapat kesalahan penulisan pada
fonem /o/ dan /d/. 2) Makna nama pedukuhan di Kecamatan Depok
diklasifikasikan menjadi aspek perwujudan, aspek kemasyarakatan, dan aspek
kebudayaan.
This research discusses the toponymy of pedukuhan names
in Depok District. Toponymy is study of place names or the origins of place
names. Depok District is well known to both immigrant and local society.
However, many people in Depok District do not know the origin of the name pedukuhan. Therefore, research was conducted regarding the toponymy of pedukuhan
names in Depok District. Pedukuhan names were analyzed using phonology,
morphology and toponymy theories. This research aims to describe the form of
linguistic units and their meaning.
In collecting data, researchers searched the local
government website and search information from informants through interviews.
The techniques used in data collection are interview techniques and writing
techniques. Then, in analyzing the data, we use teknik
bagi unsur langsung and metode padan referensial. Then in presenting
the data using informal methods and formal methods. The results of this
research are as follows, 1) The form of toponomic linguistic units of pedukuhan
names in Depok District is monomorphemic and polymorphemic. Polymorphemic forms
include affixations and compound words. Then there is the name pedukuhan which
has spelling errors in the phonemes /o/ and /d/. 2) The meaning of the name pedukuhan
in Depok District is classified into aspek perwujudan, aspek kemasyarakatan,
and aspek kebudayaan.
Kata Kunci : Toponimi, Morfologi, Fonologi