Laporkan Masalah

Analisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat inflasi di Indonesia 1983.I-2001.IV :: Pendekatan koreksi kesalahan dan stok penyangga masa depan

SARASWATI, Dian, Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc

2004 | Tesis | S2 Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah uang beredar, tingkat bunga, pendapatan riil, nilai tukar, tingkat harga luar negeri dan krisis ekonomi terhadap tingkat inflasi. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menentukan model yang cocok bagi perilaku inflasi di Indonesia. Data yang digunakan dalam kajian empiris ini merupakan data sekunder runtun waktu kuartalan dari tahun 1983.I sampai 2001.IV atau 76 pengamatan yang diperoleh dari berbagai penerbitan. Alat analisis yang digunakan adalah model koreksi kesalahan dan model stok penyangga masa depan. Hasil estimasi model koreksi kesalahan memberi informasi bahwa jumlah uang beredar dan tingkat bunga menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam jangka panjang, pendapatan riil dan tingkat harga luar negeri menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam jangka pendek, nilai tukar menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam jangka pendek dan dalam janka panjang. Sedangkan krisis ekonomi tidak signifikan. Nilai t hitung koefisien Error Correction Term adalah signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa model tersebut sudah layak. Spesifikasi model stok penyangga masa depan memberi informasi bahwa pelaku ekonomi menunjukkan perilaku ekspektasi masa depan. Hal ini ditunjukkan dengan tanda signifikansi sesuai dengan yang diharapkan. Seleksi model antara model koreksi kesalahan dan model stok penyangga masa depan dengan uji J menunjukkan bahwa model stok penyangga masa depan mampu mengungguli model koreksi kesalahan dalam menjelaskan perilaku inflasi di Indonesia.

This research is intended to analyse the effects of money supply, interest rates, real income, exchange rates, foreign price rates and the economic crisis on inflation. In addition, this research also wishes to determine appropriate model of the inflation in Indonesia. The data employed in the study are secondary time series data from quarterly data for period of 1983.I – 2001.IV or constitutes observation consisting of 76 series of data picked from several publications. The method of analysis used in the study are eror correction model and forward looking buffer stock model. The results of error correction model give information that the money supply and interest rates show significant influence in the long run. Real income and foreign price rates show significant influence in the short run. Exchange rates show significant influence both in the short and the long run, while economic crisis has not been of significance. The statistic-t value of error correction term was significant, indicating the model was valid. Specifications in forward looking buffer stock model give information that economic agent’ behaviour is significantly influenced by their fully forward looking expectation. This is shown with sign and statistical significance as hypothesized. The selection between error correction model and forward looking buffer stock model, using the J test, shows that forward looking buffer stock model may surpass the error correction model for showing the inflation rate behaviour in Indonesia.

Kata Kunci : Inflasi Ekonomi,Indonesia, Inflation rate, Error Correction Model, Forward Looking Buffer Stock Model


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.