Analisis Porduksi Karkas dan Non Karkas Itik HIbrida Jantan pada Umur Potong yang Berbeda
DIOVI NAUFAL MUAFA, Ir. Rusman, MP., Ph.D.
2024 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan umur pemotongan terhadap produksi karkas dan non karkas itik Hibrida jantan. Penelitian dilakukan selama enam bulan menggunakan 30 ekor itik berumur 8, 10 dan 12 minggu, yang mana setiap umur terdiri dari 10 ekor. Pemeliharaan dilaksanakan di Tegal Jatimulyo, Jambidan, Banguntapan, Bantul. Sementara itu, proses penyembelihan dilaksanakan di Rumah Potong Hewan Fakultas Peternakan UGM dengan metode halal. Pengamatan pengaruh perbedaan umur potong terhadap produksi karkas dan non karkas meliputi bobot potong, bobot karkas, persentase karkas, persentase komponen karkas (dada, punggung, paha, dan sayap) serta persentase komponen non karkas (jantung, hati, ampela, usus, ceker, dan kepala). Data penelitian ini dianalisis dengan metode ANOVA dalam Rancangan Acak Lengkap Pola Searah. Data yang signifikan (P<0>
This research aims to determine the effect of differences in slaughter age on carcass and non-carcass production of male hybrid ducks. The research was conducted for six months using 30 ducks aged 8, 10 and 12 weeks, of which each age consisted of 10 ducks. Maintenance was carried out in Tegal Jatimulyo, Jambidan, Banguntapan, Bantul. Meanwhile, the slaughtering process was carried out at the Faculty of Animal Science Abattoir UGM using halal methods. Observations of the influence of differences in slaughter age on carcass and non-carcass production include slaughter weight, carcass weight, carcass percentage, percentage of carcass components (breast, back, thighs and wings) and percentage of non-carcass components (heart, liver, gizzard, intestines, ducks feet, and head). This research data was analyzed using the ANOVA method in a Unidirectional Completely Randomized Design. Significant data (P<0>
Kata Kunci : Itik Hibrida, Presentase Karkas, Presentase Non Karkas, Umur Potong