Pengaruh Isolat Buah Adas Foeniculum vulgare Mill. Terhadap Kontraksi Trakea Marmot Terisolasi Setelah Pemberian Histamin
Tri Musyarojah , Prof. Dr. Moh. Samhudi, Apt; Dr. Suwidjijo Pramono, Apt
1990 | Skripsi | S1 FARMASITelah dilakukan fraksinasi kandungan aktif dari buah adas (Foeniculum vulgare Mill.) dan uji farmakodinamik invitro dengan organ uji trakea marmot yang diinduksi dengan histamin dengan praperlakuan simetidin 10-5 M, propranolol 10-6 M dan perlakuan infus buah adas sebagai uji pendahuluan untuk mengetahui adanya efek penghambatan kontraksi trakea yang disebabkan histamin tersebut. Fraksinasi serbuk buah adas dilakukan dengan penyulingan minyak atsiri dan soksletasi bertahap dengan pela- rut heksan, etanol dan air. Uji farmakodinamik selanjutnya untuk masing-masing fraksi menunjukkan bahwa yang aktif adalah fraksi minyak atsiri. Terhadap fraksi minyak atsiri dilakukan kromatografi lapis tipis preparatif dengan fase diam silika gel GF 254 fase gerak heksan-etil asetat (85:15, v/v) dan penampakan bercak sinar UV 254 terbagi menjadi 5 zona, dilanjutkan uji farmakodinamik untuk masing-masing zona. Kemurnian zona aktif diperiksa dengan kromatografi lapis tipis bidimensional, deteksi dengan sinar UV 254 diikuti pereaksi semprot dan melalui kromatografi cairan gas. Identifikasi dilakukan dengan spektrofotometri UV, inframerah dan spektrofo- tometri massa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona 5 merupakan komponen minyak atsiri yang paling aktif jika dibandingkan dengan zona alinnya. Misalnya untuk menimbulkan kontraksi lebih yang trakea oleh histamin diperlukan kadar histamin yang besar (hampir 40 kali) setelah penambahan antagonis berasal dari zona 5 bila dibandingkan dengan zona 1. Identifikasi dengan spektrofotometri UV menunjukkan bahwa senyawa dari zona 5 mempunyai panjang gelombang maksimum 258,3 nm, dari spektrofotometri inframerah diketahui adanya gugus-gugus: benzen yang bersubtitusi pada kedudukan para, gugus C-C sebagai ikatan rangkap trans, gugus eter dan -CH3 Hasil pemeriksaan melalui kromatografi gas spek trofotometri massa diperoleh kromatogram yang terdiri dari tiga puncak, hasil spektra massa selanjutnya menunjukkan bahwa ketiganya mempunyai BM 148, pucak dasar untuk masing masing spektrum sebagai berikut : spektrum puncak kromatogram 1 mempunyai puncak dasar pada m/z 117,0000; spektrum puncak kromatogram 2 mempunyai puncak dasar pada puncak ion molekulnya, yaitu m/z 148,0000; spektrum puncak kromatogram 3 mempunyai puncak dasar pada m/z 79,0000. Hasil tafsiran mengenai komponen yang terkandung dalam masing-masing puncak ternyata yang paling mendekati adalah 1-metoksi-4-(1-propenil) benzen atau trans anetol, kemudian 1-metoksi-4- (2 propenil) benzen atau metil dan isomer lain kavikol
Kata Kunci : Buah adas, Foeniculum vulgare, Histamin, Marmot, Trakea