Laporkan Masalah

Pengaruh Pemberian Tripsin Terhadap Penjendalan Plasma Kontrol Koagulasi

Drihwanto Budi Subagijo, DR. Supardi Wongsosupantio, Apt.; Dr. Haryono Suharto

1990 | Skripsi | S1 FARMASI

Tripsin merupakan protease yang pemekaiannya dalam pengobatan akhir-akhir ini cenderung meningkat, disamping papain dan kimotripsin. Mengetahui efek samping pemakaian tripsin dalam pengobatan penting artinya bagi pasien pemakai obat tersebut. Penelitian ini menelusuri efek samping tripsin dalam proses penjendalan darah dengan menggunakan metode Activated Partial Thomboplastin Time Test (APTT). Plasma kontrol koa gulasi diberi tripsin variasi dosis, kemudian dilakukan tes APTT. Dosis tripsin minimal berarti sebagai antikoagulan yaitu dosis yang memberikan perpanjangan 7 detik terhadap APTT normal, sedangkan dosis maksimal adalah dosis minimal yang menyebabkan tidak terjadinya penjendalan. Untuk spesifikasi dari tripsin yang digunakan, dilakukan penentuan aktivitas tripsin memecah kasein dan penetapan kadar protein tripsin dengan metode Lowry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tripsin mempunyai efek samping sebagai antikoagulan. Tripsin dengan spesifikasi 1 unit 0,43932 mg dan kadar protein 4,21 % terhadap protein albumin, sebagai antikoagulan mempunyai dosis minimal berarti 1,54 mg/ml dan dosis maksimal = 5,00 mg/ml.

Kata Kunci : Koagulasi, Plasma, Tripsin

  1. S1-FAR-1990-DrihwantoBudiSubigijo-abstract.pdf  
  2. S1-FAR-1990-DrihwantoBudiSubigijo-bibliography.pdf  
  3. S1-FAR-1990-DrihwantoBudiSubigijo-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FAR-1990-DrihwantoBudiSubigijo-tittle.pdf