Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan perusahaan terhadap akuntansi konservatif
WYDIA, Dr. Suwardjono, MSc
2004 | Tesis | S2 AkuntansiPenelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pilihan perusahaan terhadap akuntansi konservatif. Hipotesis yang diajukan adalah: (1 ) Makin tinggi konsentrasi struktur kepemilikan perusahaan terhadap modal maka perusahaan tersebut cenderung memilih strategi akuntansi konservatif (2) Makin sering perusahaan memutuskan perjanjian utang maka perusahaan cenderung memilih strategi akuntansi yang kurang konservatif (3) Makin besar kos politis yang dikeluarkan oleh perusahaan maka perusahaan cenderung memilih strategi akuntansi yang lebih konservatif (4) Perusahaan yang bertumbuh akan cenderung memilih akuntansi yang lebih konservatif. Sampel penelitian adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan metode penyampelan bersasaran. Jumlah perusahaan yang dijadikan sampel adalah 74 perusahaan dari tahun 1995-2002. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada umumnya perusahaan- perusahaan di Indonesia memilih metoda akuntansi konservatif, dengan persentase 76,9. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan perusahaan terjadap akuntansi konservatif adalah struktur kepemilikan, kos politis dan growth, sedangkan kontrak hutang dengan proksi leverage tidak merupakan faktor yang mempengaruhi pilihan perusahaan terhadap akuntansi konservatif, hal ini disebabkan karena kontrak hutang di Indonesia masih jarang. Proksi akuntansi konservatif yang dikemukakan Watts (2003) ada tiga yaitu earnings stock return relation measures, earnings accrual measures, dan net asset measures. Penelitian ini membuat model asumsian yang didasarkan pada PSAK no 14 (tentang persediaan), l 7( tentang depresiasi), 19 (tentang amortisasiâ€) dan 20 (tentang biaya R & D) untuk menentukan apakah perusahaan tersebut memilih akuntansi konservatif atau optimis. Analisis sentivitas dilakukan dalam penelitian ini untuk melihat proksi konservatisma (Watts, 2003) mana yang sesuai dengan model asumsian dengan menggunakan uji t-test comparison coefficient across regression. Berdasarkan hasil penelitian, nel asset measures merupakan proksi yang sesuai dengan proksi model asumsian.
Available in Fulltext
Kata Kunci : Akuntansi Konservatif,Struktur Kepemilikan dan Kontrak Utang