DASHCAM: PENGEMBANGAN MOBILE APP UNTUK APLIKASI DASHBOARD CAMERA MENGGUNAKAN FRAMEWORK FLUTTER
Fathan Hudyaussie Santoso, Agus Bejo, Ir., S.T., M.Eng., D.Eng., IPM.;Warsun Najib, S.T., M.Sc.
2024 | Skripsi | TEKNOLOGI INFORMASI
Dalam era digital saat ini, penggunaan dashcam telah menjadi
elemen kunci dalam meningkatkan keamanan berkendara. Dashcam adalah perangkat
kamera yang dipasang di kendaraan untuk merekam video sepanjang perjalanan,
berfungsi sebagai dokumentasi perjalanan dan bukti penting dalam insiden lalu
lintas. Namun, tantangan muncul ketika kapasitas penyimpanan terbatas dari
dashcam menyebabkan penghapusan otomatis data yang berharga. Untuk mengatasi
masalah ini, dikembangkan aplikasi dashcam untuk perangkat mobile
menggunakan framework Flutter dengan metode pengembangan Agile. Aplikasi
ini memungkinkan pengguna merekam video pada smartphone sehingga video
rekaman akan tersimpan pada smartphone pengguna.
Aplikasi Dashcam App dirancang untuk menyederhanakan proses
pengamanan video, memungkinkan pengguna mentransfer, menyimpan, dan berbagi
rekaman dashcam tanpa perlu memindahkan kartu memori secara manual. Dengan
mengintegrasikan aplikasi ini dengan dashcam, pengguna dapat dengan mudah
mengakses, mengelola, dan mendistribusikan konten video melalui perangkat mobile
mereka. Pengguna juga dapat menyimpan rekaman langsung pada smartphone
mereka untuk mengatasi keterbatasan memori pada dashcam.
Selain aplikasi dashcam, penelitian ini juga mencakup
pengembangan prototipe dashcam dari sisi perangkat keras. Prototipe ini
bertujuan untuk mensimulasikan fungsionalitas dashcam dengan menggunakan
mikrokontroler ESP32-CAM karena dashcam yang beredar di pasaran tidak terbuka
untuk modifikasi program. Perangkat keras ini dilengkapi dengan modul WiFi,
modul kamera OV2640 5 MP, dan slot microSD untuk menyimpan rekaman.
Pengiriman data dilakukan menggunakan dua protokol komunikasi, yaitu websocket
untuk mengirim data frame terkini dari kamera dan web server
untuk mengirim data rekaman yang tersimpan di kartu microSD.
Beberapa pengujian dilakukan untuk menunjukkan bahwa
aplikasi dan perangkat keras yang dikembangkan berhasil berjalan dengan normal
serta dapat mengatasi keterbatasan memori penyimpanan dashcam dan memungkinkan
pengguna untuk mengelola rekaman dashcam dengan lebih mudah. Kesimpulan dari
penelitian ini adalah bahwa solusi yang ditawarkan dapat berjalan dengan normal
serta dapat mengatasi keterbatasan penyimpanan pada dashcam dan meningkatkan
kemudahan pengguna dalam mengelola rekaman video mereka.
In the current digital era, the use of dashcams has
become a key element in enhancing driving safety. A dashcam is a camera device
installed in vehicles to record video throughout the journey, serving as travel
documentation and crucial evidence in traffic incidents. However, challenges
arise when the limited storage capacity of dashcams leads to the automatic
deletion of valuable data. To address this issue, a dashcam app was developed
for mobile devices using the Flutter framework with Agile development methods.
This application allows users to record videos on their smartphones, ensuring
that the recordings are stored on the users’ smartphones.
The Dashcam App is designed to simplify the video
security process, enabling users to transfer, store, and share dashcam
recordings without the need to manually transfer memory cards. By integrating
this app with dashcams, users can easily access, manage, and distribute video
content through their mobile devices. Users can also save recordings directly
on their smartphones to overcome the memory limitations of dashcams.
In addition to the dashcam app, this research also
includes the development of a dashcam prototype from the hardware side. This
prototype aims to simulate the functionality of a dashcam using the ESP32-CAM
microcontroller, as commercially available dashcams do not allow for program
modifications. This hardware is equipped with a WiFi module, an OV2640 5 MP
camera module, and a microSD slot for storing recordings. Data transmission is
carried out using two communication protocols: WebSocket for sending current
frame data from the camera and Web Server for sending recorded data stored on
the microSD card.
Several tests were conducted to demonstrate that the
developed application and hardware function normally and can address the
storage limitations of dashcams, allowing users to manage dashcam recordings
more easily. The conclusion of this research is that the proposed solution
works as intended, overcoming storage limitations on dashcams and enhancing
user convenience in managing their video recordings.
Kata Kunci : Dashcam, Pengembangan Aplikasi, Mobile App, Framework Flutter