Laporkan Masalah

Perbandingan keakuratan model laba permanen, transitori, dan agregat dalam memprediksi laba masa depan

FEBRIYANTI, Galuh Artika, Dr. Suwardjono, MSc

2004 | Tesis | S2 Akuntansi

Laba merupakan informasi yang sangat diperhatikan oleh para pengguna laporan keuangan. Beberapa penelitian telah meneliti kemampuan laba memprediksi laba masa depan yang hanya difokuskan terhadap laba agregat. Beberapa literatur menyebutkan ternyata di dalam laba pelaporan mengandung komponen laba permanen dan transitori yang bisa digunakan untuk memprediksi laba dan aliran kas masa depan. Laba permanen merupakan laba yang berhubungan dengan aktivitas utama perusahaan yang selalu terjadi di setiap perioda, sedangkan laba transitori adalah laba yang tidak berkaitan dengan aktivitas utama perusahaan dan tidak diharapkan untuk terjadi di perioda berikutnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti tingkat keakuratan model dengan komponen laba permanen, transitori, dan agregat dalam memprediksi laba masa depan perusahaan. Selain itu penelitian ini juga menggunakan model naive sebagai tolok ukur prediksi dibandingkan dengan model permanen, transitori, agregat dalam memprediksi laba masa depan. Dengan menggunakan 72 observasi secara time-series dari tahun 1995- 2002, hasil penelitian menunjukkan bahwa model dengan komponen laba permanen lebih akurat dibandingkan model dengan komponen laba transitori, agregat dan model naive dalam memprediksi laba masa depan. Selain menggunakan model naive sebagai tolok ukur penelitian ini juga menggunakan model pemulusan eksponensial sebagai tolok ukur dalam analisis sensitivitas. Hasilnya menunjukkan ternyata model dengan komponen laba permanen lebih akurat dibandingkan model dengan komponen laba transitori, agregat, model naive, dan model pemulusan eksponensial dalam memprediksi laba masa depan

Earnings represent information which very paid attention by users of financial statements. Some research was examined the ability of earnings to forecast future earnings which only focused to aggregate earnings. Some literature mention that reported earnings number contain permanent and transitory earnings component which can be used to forecast future earnings and future cash flow. Permanent earnings is earnings related to core activity of the firms which always happened each every period, while transitory earnings are earnings do not relate with core activity of the firms and is not expected to happened in next period. This research empirically examines the level of accuracy model with permanent, transitory, and aggregate earnings component to forecast future earnings of the firms. This research also use naïve model as benchmark compared with permanent, transitory, and aggregate earnings to forecast future earnings. By using 72 observations by time-series from 1995-2002, the result of research indicate that model with permanent earnings component more accurate compared model with transitory, aggregate earnings component, and naïve model to forecast future earnings. This research also use exponential smoothing model as benchmark in sensitivity analysis. The result demonstrate that model with permanent earnings component more accurate compared model with transitory, aggregate earnings component, naïve model, and exponential smoothing model to forecast future earnings.

Kata Kunci : Manajemen Laba,Prediksi,Laporan Keuangan, permanent earnings, transitory earnings, aggregate earnings, and forecast future earnings


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.