Komparasi Hidden Markov Model dan KD-Tree pada Proses Map Matching Berbasis Data GPS
ALFATH NUURLATHIF SULISTIANTO, Ir. Azkario Rizky Pratama, S.T., M.Eng., Ph.D. ; Widyawan, S.T., M.Sc., Ph.D.
2024 | Skripsi | TEKNOLOGI INFORMASI
Penggunaan data sebagai sumber informasi dalam pengambilan keputusan dapat digunakan pada berbagai bidang, seperti kebijakan pemerintahan. Tentunya, kebijakan pemerintahan memiliki dampak yang sangat besar karena seluruh masyarakat dapat merasakannya. Oleh karena itu, dibutuhkan tahapan perencanaan yang matang dan implementasi yang terstruktur. Data dapat menjadi salah satu parameter sebagai dasar pembuatan perencanaan dengan tepat. Kebijakan yang dibuat dapat mencakup berbagai lingkup, diantaranya mobilitas masyarakat. Contoh kebijakan pada lingkup tersebut adalah fasilitas kesehatan darurat yang dibangun pada wilayah Jawa dan Bali saat masa pandemi Covid-19. Terdapat berbagai jenis data yang dapat digunakan dalam perancangan kebijakan tersebut, salah satunya adalah Mobile Positioning Data (MPD). Data tersebut memiliki keunggulan karena dapat dikumpulkan dalam waktu singkat. Namun, data MPD memerlukan proses yang cukup rumit karena memiliki noise yang dapat memengaruhi informasi yang dihasilkan. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam mengatasi noise tersebut adalah map matching. Penulis tertarik untuk membandingkan tingkat akurasi map matcing menggunakan algoritma Hidden Markov Model (HMM) dan KD-Tree. Dalam penelitian ini, kedua algoritma tersebut memproses beberapa kategori data GPS yang berbeda. Selain itu, dilakukan manipulasi pada data GPS yang digunakan, yaitu pengurangan secara acak. Parameter yang digunakan untuk membandingkan algoritma tersebut adalah simlarity score yang didapatkan dari nilai distances pada metode Dynamic Time Warping (DTW). Hasil pengujian menunjukkan algoritma HMM memiliki tingkat akurasi sekitar 80% untuk seluruh kategori data yang diujikan dan algoritma KD-Tree memiliki tingkat akurasi sekitar 55% untuk seluruh kategori data yang diujikan. Dapat disimpulkan, algoritma HMM lebih unggul dalam melakukan proses map matching untuk seluruh kategori data dibandingkan algoritma KD-Tree. Selain itu, ditemukan bahwa pengurangan data GPS secara acak dapat memengaruhi tingkat akurasi yang dihasilkan.
Kata Kunci : Data GPS, Map Matching, Hidden Markov Model, KD-Tree, Dynamic Time Warping