MEKANISME DAN ALGORIMA SISTEM PERINGATAN DINI GEMPA BUMI BERDASARKAN FLUKTUASI KONSENTRASI GAS RADON STASIUN TELEMONITORING PADANG
FIDEI FELIX DEPENSOR HARAHAP, Prof. Ir. Sunarno, M.Eng., Ph.D., IPU.
2024 | Skripsi | FISIKA TEKNIK
Kota Padang di pesisir
barat Sumatera sering mengalami gempa bumi akibat pergerakan lempeng tektonik.
Situasi ini menekankan pentingnya sistem peringatan dini gempa bumi yang
efektif untuk mengurangi dampaknya. Pada penelitian sebelumnya ditunjukkan
bahwa sistem peringatan dini gempa hanya mampu memprediksi tanggal terjadinya
gempa. Menurut USGS, prediksi gempa yang ideal harus mencakup tiga elemen:
waktu, magnitudo, dan lokasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk
memprediksi tiga unsur menggunakan data konsentrasi gas radon.
Penelitian
dilaksanakan di Laboratorium Sistem Sensor dan Telekontrol (SSTK), Departemen
Teknik Nuklir dan Teknik Fisika Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada dan
stasiun telemonitoring gas radon yaitu stasiun telemonitoring gas radon Kota
Padang (-0,9156909903327332°LS, 100.35620008732695°BT). Algoritma prediksi
waktu, magnitudo, dan lokasi gempa bumi pada stasiun pemantau konsentrasi gas
radon diperoleh dengan mengolah data konsentrasi gas radon secara statistik
1-17 hari terakhir sebelum gempa yang kemudian digunakan untuk memprediksi
gempa 1-4 hari kemudian.
Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh algoritma prediksi waktu, magnitudo dan lokasi gempa pada stasiun pemantau konsentrasi gas radon di Kota Padang dengan nilai mekanisme kebolehjadian gempa bumi 83%. Algoritma prediksi waktu sensitivitas 90?n presisi 78%. Algoritma prediksi magnitudo presisi terbaik 87?ngan standar deviasi eror M0,43 dan eror rata-rata M0,32. Algoritma prediksi lokasi presisi terbaik 70?ngan standar deviasi eror 1 klaster dan eror rata-rata 1 klaster. Hasil implementasi prediksi waktu dan magnitudo sudah sesuai, sedangkan prediksi lokasi terdapat galat nilai prediksi sebesar 2 klaster. Algoritma yang diperoleh dapat digunakan sebagai sistem peringatan dini untuk menemukan prediksi akurat mengenai waktu, magnitudo, dan lokasi gempa.
The
city of Padang on Sumatra's west coast frequently experiences earthquakes due
to tectonic plate movement, highlighting the need for an effective early
warning system. Previous research indicates these systems can only predict
earthquake dates. The USGS states that ideal predictions should include time,
magnitude, and location. This study aims to predict all three elements using
radon gas concentration data.
The research was carried out at the Sensor and Telecontrol Systems
Laboratory (SSTK), Department of Nuclear Engineering and Physics Engineering,
Faculty of Engineering, Gadjah Mada University and the radon telemonitoring
Padang City station (-0,9156909903327332°S, 100,35620008732695°E). The
algorithm for predicting the time, magnitude and location of earthquakes at
radon concentration monitoring stations is obtained by statistically processing
radon concentration data from the last 1-17 days before the earthquake which is
then used to predict earthquakes 1-4 days ahead.
Based on the research results, an algorithm was developed to predict the
time, magnitude, and location of earthquakes at the radon concentration
monitoring station in Padang City, achieving an 83?rthquake probability
mechanism value. The time prediction algorithm has 90% sensitivity and 78%
precision. The best magnitude prediction algorithm has 87% precision with a
standard deviation error of M0,43 and an average error of M0,32. The best
location prediction algorithm has 70% precision with a standard deviation error
of 1 cluster and an average error of 1 cluster. Time and magnitude predictions
are accurate, while location predictions have a prediction value error of 2
clusters. This algorithm can be used as an early warning system for accurate
earthquake predictions regarding time, magnitude, and location.
Kata Kunci : Gempa bumi, fluktuasi gas radon, sistem peringatan dini, prediksi gempa bumi.