Laporkan Masalah

Analisis profitabilitas perusahaan non-finansial yang termasuk dalam indeks LQ45 dengan menggunakan metode baru

SIALLAGAN, Henry TP, Drs. Anis Baridwan, MBA

2003 | Tesis | Magister Manajemen

Analisis keuangan terhadap perusahaan hingga saat ini tidak pernah berhenti dilakukan oleh baik investor, pemegang saham, manajemen perusahaan, konsultan dan pihak-pihak yang terkait lainnya, terutama analisis yang berhubungan dengan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba atas investasi (ROCE) yang telah dilakukan. Seiring dengan perkembangan termasuk perkembangan ilmu pengetahuan dibidang keuangan, maka para pengguna laporan keuangan dapat melakukan analisis profitabilitas dengan menggunakan metode baru, yang sebenarnya adalah merupakan pengembangan dari metode yang telah ada selama ini. Perubahan ataupun perbedaan pengukuran yang dilakukan dengan metode baru ini tidak jauh berbeda dengan metode lama, hanya lebih kepada bentuk atau desain dari laporan saja. Yaitu dengan memisahkan unsur-unsur yang mengandung keuangan ke dalam satu elemen tertentu yang disebut aset keuangan. Hubungan akuntansi yang digunakan dalam metode ini tidak mengalami perubahan dengan standar akuntasi keuangan yang selama ini digunakan di Indonesia. Dengan melihat hasil dari analisis ini, para pengguna laporan keuangan menjadi lebih mudah melihat bahwa ROCE perusahaan tersebut terjadi karena faktor operasi yang lebih dominan atau karena kegiatan keuangannya. Karena kegiatan keuangan itu sendiri juga bisa menghasilkan pendapatan bagi perusahaan tetapi memiliki resiko yang besar.

Financial statement provide the framework for the valuation that is heart of analysis. The form of financial statement is the way in which the statements and their component parts relate to one each other. The form is given by the Pedoman Standar Akuntansi dan Keuangan (PSAK) in Indonesia but the form is not clear to give good understanding which ROCE’s driven which is RNOA, spread and financial leverage is greater. The purpose of profitability analysis is valuing the company’s ability to get profit. And its establish where the company is now. With this analysis, the financial statement’s users such as investors, management, government and debtor, can use as a tool to analyze, as well as valuation. To get clear pictures of the financial statements we should reformulate it within business activities that generates values. This reformulation readies the statement for analysis which uncovers the drivers of ROCE. From the analysis which has been complete to 36 non financial institution, which include in LQ45 index that has been inform by the Jakarta Stock Exchange on 1 August, 2003, in fact only 20 companies that have best performance or the operating value is greater than their financing value.

Kata Kunci : Manajemen Modal,Analisis Profitabilitas,Metode, reformulation, return on common equity (ROCE), return on net operating assets (RNOA), spread, financial leverage (FLEV), new approach


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.