Laporkan Masalah

Penggunaan Data Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis untuk Pemetaan Tingkat Kerawanan dan Sebaran Potensi Banjir DAS Juwana Jawa Tengah

ATHA CHAEROBBI MAFTUKHOSYI, Dr. Drs. Senawi, MP.

2024 | Skripsi | KEHUTANAN

DAS Juwana Jawa Tengah merupakan daerah yang hampir setiap tahun mengalami banjir. DAS Juwana merupakan daerah cekungan, berada di antara Gunung Muria dan Pegunungan Kendeng. Faktor yang memengaruhi banjir diantaranya kondisi topografi yang datar, tutupan lahan, curah hujan, jenis tanah, dan juga jarak suatu wilayah terhadap sungai. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kerawanan dan sebaran potensi banjir di DAS Juwana Jawa Tengah menggunakan data penginderaan jauh dan SIG. Metode yang digunakan adalah skoring dan pembobotan terhadap parameter banjir. Data penelitian yang digunakan berupa data citra satelit Landsat-8, Digital Elevation Model SRTM, batas DAS, data jaringan sungai, data historis kejadian banjir, dan observasi lapangan. Hasil penelitian berupa karakteristik unit lahan rawan banjir dan sebaran spasial lokasi yang berpotensi banjir. Daerah dengan tingkat kerawanan banjir tinggi merupakan daerah yang sangat rawan terjadi banjir, daerah ini berada di hilir DAS Juwana, daerah ini mempunyai karakteristik tutupan lahan berupa lahan terbuka, pemukiman dan sawah, elevasi yang rendah dan dekat dengan sungai utama, daerah ini mempunyai luas 40968,32 ha (31,51%). Kemudian, daerah dengan tingkat kerawanan banjir sedang mempunyai karakteristik tutupan lahan berupa kebun dan tegalan, elevasi rendah-sedang, dan tidak terlalu dekat dengan sungai utama, daerah ini memiliki luas 41445,68 ha (31,88%). Daerah dengan tingkat kerawanan banjir rendah mempunyai karakteristik tutupan lahan berupa hutan, elevasi yang tinggi, dan jauh dari sungai utama, daerah ini memiliki luas 47.586,50 ha (36,60%) dan berada di hulu DAS Juwana. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi pada penelitian selanjutnya, serta dapat menjadi literatur kajian untuk mengambil kebijakan terkait penanggulangan banjir di DAS Juwana Jawa Tengah.

The Juwana Watershed in Central Java is an area that experiences flooding almost every year. Juwana Watershed is a basin area, located between Mount Muria and the Kendeng Mountains. Factors influencing flooding include flat topography, land cover, rainfall, soil type, and the distance of an area from the river. This study aims to map the vulnerability and distribution of flood potential in the Juwana Watershed, Central Java, using remote sensing data and GIS. The method used involves scoring and weighting flood parameters. The research data includes Landsat-8 satellite imagery, SRTM Digital Elevation Model, watershed boundaries, river network data, historical flood event data, and field observations. The results of the study comprise the characteristics of flood-prone land units and the spatial distribution of flood potential locations. Areas with high flood vulnerability are very prone to flooding, located in downstream of the Juwana Watershed characterized by land cover such as opend land, settlements, and rice fields, low elevation, and proximity to the river. These areas cover 40,968.32 ha (31.51%). Areas with moderate flood vulnerability have land cover characterized by gardens and fields, low to medium elevation, and are not too close to major rivers. These areas cover 41,445.68 ha (31.88%). Areas with low flood vulnerability have land characterized by forests, high elevation, and are far from the main river, covering 47,586.50 ha (36.60%) and located upstream of the Juwana Watershed. The results of this study are expected to serve as a reference for future research and as literature for policy-making regarding flood management in the Juwana Watershed, Central Java

Kata Kunci : Skoring dan pembobotan, pemodelan spasial kerawanan banjir, DAS Juwana

  1. S1-2024-461966-abstract.pdf  
  2. S1-2024-461966-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-461966-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-461966-title.pdf