Laporkan Masalah

PENGARUH TIPE TAPAK TERHADAP KADAR PATI BAMBU APUS (Gigantochloa apus KURZ.) DAN HUBUNGANNYA DENGAN INTENSITAS SERANGAN PENGGEREK BATANG Omphisa sp.

TRISNO SUSILO, Dr. Ir. Musyafa'

2007 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

penggerek batang Omphisa sp .. Informasi mengenai hama ini di Indonesia masih sangat sedikit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar pati dalam bambu Apus, dan hubungannya dengan intensitas serangan penggerek batang Omphisa sp .. Sumber variasi pada penelitian ini adalah tipe tapak yang diwakili oleh tiga jenis tanah, yaitu tanah Regosol (Entisol) , Latosol (Oxisol), dan Mediteran (Alfisol), sedangkan para meter yang diamati adalah intensitas serangan Omphisa sp. dan kadar pati bambu Apus. Perhitungan statistik penelitian ini menggunakan analisis varian dan dilanjutkan dengan uji Kecendrungan pengaruh tipe tapak terhadap kadar pati serta intensitas serangan penggerek batang Omphisa sp. menggunakan uji Post hoc (Duncan Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe tapak berpengaruh terhadap kadar pati dalam bambu Apus. Pada tipe tapak yang berbeda menunjukkan kadar pati berbeda, Pada tanah Mediteran (Alfisol) paling tinggi sebesar 3,344 %, pada tanah Regosol (Entisol) sebesar 3,334 %, dan paling rendah pada tanah Latosol (Oxisol) sebesar 3,316 %. Intensitas serangan menunjukkan adanya perbedaan yang nyata pada ketiga tipe tapak. lntensitas serangan paling tinggi terdapat pada tanah Mediteran (Alfisol) sebesar 96 %, pada tanah Regosol (Entisol) sebesar 94 %, dan pada rumpun tanah Latosol (Oxisol) sebesar 32 %. Makin tinggi kadar pati dalam bambu Apus menunjukkan intensitas serangan Omphisa sp. cenderung tinggi dan sebaliknya.

Kata Kunci : Penggerek batang Omphisa sp, bambu Apus, jenis tanah, kadar pati, dan intensitas serangan.

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf