Analisis Harmonik dan Perbaikan Nilai Total Harmonic Distortion Arus dengan Perancangan Filter Pasif pada Cubicle Switchgear 20 kV di Gardu Traksi Purwosari
ANDIKA MUHAMMAD AKBAR, Candra Febri Nugraha, S.T., M.Eng.
2024 | Tugas Akhir | D4 TEKNOLOGI REKAYASA ELEKTRO
Sistem elektrifikasi kereta rel listrik (KRL) di Jogja-Solo disuplai
oleh listrik arus searah (DC) bertegangan 1.500 Volt dari PLN 20 kV AC melalui gardu
traksi untuk mengonversinya dengan komponen penyearah atau rectifier yang
mana bersifat sebagai beban non-linier. Beban non-linier menyebabkan arus yang
dihasilkan tidak proporsional dengan tegangannya sehingga dapat menimbulkan
harmonik. Harmonik memiliki karakteristik menyuntikkan arus balik menuju sumber
atau berlawanan arah dengan arus normal sehingga dapat menyebabkan sistem tenaga
listrik pada gardu traksi dapat terdistorsi. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk menganalisis harmonik dan melakukan perbaikan nilai THD arus dengan
perancangan filter pasif pada panel outgoing RTR cubicle switchgear 20
kV. Pengukuran harmonik arus tertinggi yang terekam oleh
alat ukur power analyzer Lutron DW-6095, memiliki nilai indeks harmonik yang telah
melebihi standar IEEE
Std 519TM-2014. Oleh karena itu, dilakukan pemasangan filter
harmonik melalui pemodelan dan simulasi menggunakan software ETAP yang
spesifikasinya didapatkan dari hasil perhitungan matematis untuk pemasangan di
titik pengukuran di mana mempunyai nilai tegangan 21 kV dan di dekat rectifier
dengan nominal bus 1,2 kV. Hasil simulasi pemasangan tiga buah filter harmonik (orde 11, 13, dan
23) yang paling optimal dan efektif untuk skenario operasi profil daya beban
maksimum didapatkan pada penempatan di dekat rectifier dengan persentase
penurunan sebanyak 26,97% nilai THD-I yang sebelumnya 27,4% menjadi 0,97%. Individual
harmonic distortion pada masing-masing orde penyumbang harmonik terbesar
juga turut menurun yang nilainya sudah di bawah ambang standar.
The electrification system of electric rail trains (KRL) in Jogja-Solo
is supplied by direct current (DC) electricity with a voltage of 1,500 Volt
from PLN 20 kV AC through a traction substation to convert it with the component
of a rectifier which is a non-linear load. Non-linear loads cause the generated
current to be disproportionate to its voltage so that it can create harmonics.
Harmonics have the characteristic of injecting a reverse current towards the
source or in the opposite direction to the normal current so that it can cause
the electric power system at the traction substation to be distorted. The
purpose of this study is to analyze harmonics and improve the THD value of
current by designing a passive filter on the outgoing RTR panel of a 20 kV
switchgear cubicle. The highest current harmonic value measurement
recorded by the Lutron DW-6095 power analyzer, has a harmonic index value that has
exceeded the IEEE Std 519TM- standard. Therefore, the installation of
harmonic filters is carried out through modeling and simulation using ETAP
software whose specifications are obtained from the results of mathematical
calculations for installation at the measurement point where it has a voltage
value of 21 kV and near the rectifier with a bus nominal of 1.2 kV. The
simulation results of the installation of three harmonic filters (order 11, 13,
and 23) that are the most optimal and effective for the maximum load power
profile operation scenario were obtained in the placement near the rectifier
with a percentage decrease of 26,97% from the previous THD-I value of 27.4% to
0.97%. Individual harmonic distortion in each order of the largest harmonic
contributor also decreased whose value was already below the standard
threshold.
Kata Kunci : traction substation, non-linear load, harmonic, THD, passive filter, ETAP