Peran Organisasi Special Olympics Indonesia (SOIna) Provinsi Riau dalam Pemenuhan Hak-Hak Difabel bagi Atlet Disabilitas Intelektual
Viona Salsabila, Evi Lina Sutrisno,S.Psi.,M.A.,Ph.D.
2024 | Skripsi | ILMU PEMERINTAHAN
Penelitian ini memiliki fokus untuk menganalisis bagaimana upaya Special Olympics Indonesia (SOIna) Riau dalam mengawal hak berolahraga bagi atlet disabilitas intelektual atau tunagrahita. SOIna Riau sebagai organisasi yang bergerak di bidang olahraga khusus penyandang disabilitas intelektual atau tunagrahita tentunya memiliki tekad untuk mendorong para atlet dapat berpartisipasi dengan keterbatasan yang dimilikinya dan meraih prestasi, serta bersosialisasi dengan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dengan 6 informan utama, yang terdiri dari para pelatih, atlet disabilitas intelektual, dan anggota Dinas Pemuda dan Olahraga Riau. Adapun Informan tambahan yang penulis wawancarai dalam penelitian ini yaitu keluarga atlet guna melengkapi informasi yang dibutuhkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui program SOIna Riau, pelatih menerapkan strategi pemberdayaan dengan atlet antara lain adalah dengan pendekatan secara individual kepada masing-masing atlet, memahami karakteristik/sifat atlet, menyemangati dengan kalimat positif, memberikan arahan/materi latihan dengan bahasa sederhana, memperlakukan atlet dengan sabar dan kasih sayang. Dapat disimpulkan bahwa strategi pemberdayaan yang dilakukan pelatih terhadap atlet disabilitas intelektual dalam meningkatkan prestasi atlet SOIna Riau dapat membantu untuk memudahkan penyampaian arahan, informasi, perintah, dan pengetahuan seputar olahraga yag dibutuhkan oleh atlet. Dukungan dari keluarga dan orang di sekeliling atlet juga menjadi faktor yang tidak kalah penting untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dan berprestasi.
This research focuses on analyzing the efforts of Special Olympics Indonesia (SOIna) Riau in safeguarding the right to exercise for athletes with intellectual disabilities or mental retardation. SOIna Riau as an organization that operates in the field of sports specifically for people with intellectual disabilities or mental retardation certainly has the determination to encourage athletes to participate with their limitations and achieve achievements, as well as socialize with the environment. This research uses qualitative methods, with a case study approach. Data collection was obtained through interviews with 6 main informants, consisting of coaches, athletes with intellectual disabilities, and members of the Riau Youth and Sports Service. The additional informants that the author interviewed in this research were the athlete's family to complete the required information. The results of this research show that through the SOIna Riau program, coaches implement empowerment strategies with athletes, including an individual approach to each athlete, understanding the characteristics/attributes of athletes, encouraging with positive sentences, providing direction/training materials in simple language, treating athlete with patience and compassion. It can be concluded that the empowerment strategy carried out by coaches for athletes with intellectual disabilities in improving the achievements of SOIna Riau athletes can help to facilitate the delivery of directions, information, commands and knowledge about sports that athletes need. Support from family and people around athletes is also an equally important factor in proving that they are able to compete and excel.
Kata Kunci : Disabilitas Intelektual, Upaya, Pemberdayaan