Laporkan Masalah

Pengaruh Pemberian Probiotik Lactococcus garvieae JAL37 pada Pakan terhadap Pertumbuhan, Ekspresi Gen, dan Ketahanan Benih Ikan Tor (Tor tambroides) Melawan Infeksi Aeromonas hydrophila

Faiz Mahasin, Indah Istiqomah, S.Pi., M.Si., Ph.D.; Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc.

2026 | Tesis | S2 ILMU PERIKANAN

Ikan mahseer atau tor merupakan ikan lokal Asia bernilai sosial-ekonomi tinggi yang semakin mendapat perhatian karena mulai terancam punah. Sayangnya, laju pertumbuhan yang lambat dan kerentanan terhadap penyakit masih menjadi tantangan utama dalam perkembangan budidaya ikan tor. Suplementasi probiotik Lactococcus garvieae JAL37 pada pakan dengan konsentrasi 1,0 × 10?8; CFU/g pakan setiap dua kali seminggu digunakan dalam penelitian ini untuk mengevaluasi efeknya dibandingkan dengan kontrol. Benih ikan Tor tambroides (berat rata-rata 1,86 ± 0,09 g) dengan tiga ulangan dibudidayakan selama 90 hari. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan, histologi usus, dan tingkat ekspresi mRNA gen terkait pertumbuhan (Ghrelin dan I-FABP dari usus; GH dan IGF-1 dari hati). Hari ke-90 pasca budidaya, ikan tor diuji tantang dengan infeksi oral Aeromonas hydrophila dengan dosis 5,0 × 10?5; CFU/g ikan untuk menilai tingkat kelangsungan hidup dan tingkat ekspresi mRNA gen terkait sitokin pro-inflamasi (tnf-? dan il-1?). Pertambahan berat badan, laju pertumbuhan spesifik, dan panjang vili pada benih ikan T. tambroides yang diberi probiotik menunjukkan peningkatan yang signifikan (P<0>T. tambroides setelah ditantang A. hydrophila, sekaligus menekan ekspresi mRNA dari gen tnf-? dan il-1? pasca uji tantang. Temuan ini menunjukkan bahwa suplementasi L. garvieae JAL37 dapat meningkatkan pertumbuhan benih T. tambroides dan meningkatkan ketahanan terhadap penyakit A. hydrophila.

Mahseer or tor fish, an indigenous Asian fish of great socio-economic value, is gaining attention as it faces threats to its survival. However, slow growth rates and disease susceptibility remain significant challenges in tor cultivation. Feed supplemented with the probiotic Lactococcus garvieae JAL37 at 1.0 × 10?8; CFU/g, twice weekly, was used in this study to evaluate its effects compared with a control. Triplicate groups of Tor tambroides fingerlings (average weight 1.86 ± 0.09 g) were cultivated for 90 days. Parameters such as growth, intestinal histology, and mRNA expression levels of growth-related genes (Ghrelin and I-FABP from the intestine; GH and IGF-1 from the liver) were assessed. On day 90 post-cultivation, tor were challenged with an oral infection of Aeromonas hydrophila at 5.0 × 10?5; CFU/g fish to assess survival rate and mRNA expression levels of pro-inflammatory cytokine genes (tnf-? and il-1?). Weight gain, specific growth rate, and villus length in T. tambroides fingerlings treated with probiotics showed significant increases (P<0>T. tambroides after A. hydrophila challenge and suppresses post-challenge mRNA expression of tnf-? and il-1?. These findings suggest that while L. garvieae JAL37 supplementation can promote growth in T. tambroides fingerlings and enhance disease resistance against A. hydrophila.

Kata Kunci : Tor tambroides, ekspresi gen, Lactococcus garvieae, infeksi bakteri, Aeromonas hydrophila

  1. S2-2026-526378-abstract.pdf  
  2. S2-2026-526378-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-526378-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-526378-title.pdf