Laporkan Masalah

Pengaruh Karakteristik Dewan Komisaris terhadap Kinerja Keuangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Terbuka di Indonesia

Mahfud Ali Hamzah, Zuni Barokah, S.E., M.Comm., Ph.D., CA.

2024 | Skripsi | AKUNTANSI

Perusahaan berkemungkinan mengalami masalah agensi yang sebabkan oleh perbedaan kepentingan oleh principal dan agent.  Dengan begitu pentingnya dewan komisaris sebagai jalan tengah agar perusahaan khususnya BUMN (state-owned enterprise) agar berjalan dengan semestinya.   Dengan begitu penelitian ini perlu dilakukan untuk menguji pengaruh karakteristik dewan komisaris terhadap kinerja keuangan BUMN. Sampel dalam penelitian ini adalah BUMN nonkeuangan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Rentang pengamatan yang diambil adalah enam tahun yang dimulai dari 2017 sampai 2022. Metode purposive sampling pada 20 BUMN dengan total sebanyak 120 observasi.


Pengujian dilakukan menggunakan metode analisis regresi robust. Melalui hasil pengujian diketahui bahwa independensi, keahlian, dan ukuran dewan komisaris berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan BUMN.    Hasil ini menunjukkan bahwa semakin banyak dewan komisaris independen dalam BUMN akan memberikan kontribusi kinerja keuangan yang positif. Lalu, adanya keberadaan dewan komisaris yang memiliki keahlian akuntansi memberikan pengaruh yang serupa pada kinerja keuangan. Serta semakin banyaknya anggota dewan komisaris dapat berdampak positif terhadap kinerja keuangan.


The company is likely to experience agency problems caused by differences in interests between the principal and agent. Therefore, the board of commissioners is crucial as a middle ground to ensure that the company, especially state-owned enterprises (SOE), operates properly. Hence, this research is necessary to examine the influence of board of commissioners' characteristics on the financial performance of non-financial SOEs listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The observation period spans six years, starting from 2017 to 2022. Purposive sampling method is applied to select 20 SOEs, resulting in a total of 120 observations.

Testing is conducted using robust regression analysis. The results indicate that independence, expertise, and size of the board of commissioners have a positive effect on the financial performance of SOEs. These findings suggest that the greater the number of independent commissioners in SOEs, the more positive contribution they make to financial performance. Additionally, the presence of commissioners with accounting expertise has a similar positive impact on financial performance. Moreover, a larger board of commissioners can also have a positive effect on financial performance.


Kata Kunci : board of commissioners, financial performance, corporate governance, board independence, board expertise, board size, state-owned enterprise

  1. S1-2024-441380-abstract.pdf  
  2. S1-2024-441380-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-441380-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-441380-title.pdf