Laporkan Masalah

Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani Karya Bunda pada Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Dusun Patukan, Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman

LARASATI ANTING PUTRI, Dr. Silverius Djuni Prihatin, M.Si.

2024 | Skripsi | ILMU SOSIATRI

Pekarangan Pangan Lestari atau P2L merupakan Program optimalisasi lahan pekarangan sebagai respons atas penyusutan lahan pertanian sawah yang mengancam ketahanan pangan. Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Bunda merupakan salah satu penerima Program yang berhasil menjalankan Program hingga kini dan berhasil menjuarai kompetisi P2L tingkat Provinsi pada tahun 2023. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari adanya partisipasi aktif anggotanya. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi dari anggota KWT Karya Bunda pada Program P2L. Konsep partisipasi dari Cohen dan Uphoff digunakan dalam penelitian ini untuk melihat partisipasi melalui empat tahapan. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan konsep partisipasi Arnstein yang membagi partisipasi ke dalam delapan tingkatan dengan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan peneliti melalui kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. 

Hasil menunjukkan bahwa pada tahap pengambilan keputusan terkait masuknya Program ke dalam kelompok tidak melibatkan seluruh anggota, melainkan hanya melibatkan anggota sebagai pengurus dan pemilik lahan. Sedangkan pada proses sosialisasi terkait dengan teknis, anggota tidak berpartisipasi secara aktif. Berdasarkan hal tersebut maka partisipasi anggota KWT termasuk dalam tingkatan penginformasian yang menunjukkan bahwa komunikasi terjadi satu arah oleh pemberi Program. Pada tahap pelaksanaan, partisipasi aktif anggota ditunjukkan melalui kegiatan di demplot. Namun, ternyata partisipasi tersebut didorong oleh adanya kompetisi yang mendorong motivasi anggota. Saat ini, hanya terdapat beberapa anggota yang masih aktif menjalankan kewajiban di demplot. Meskipun demikian, seluruh anggota tetap mendapatkan manfaat sebagai hak yang diperoleh. Manfaat tersebut ditunjukkan melalui partisipasi pada tahap pengambilan manfaat yang dominan dirasakan dalam aspek ketahanan pangan. Pada tahap evaluasi, anggota menunjukkan partisipasinya melalui kegiatan rapat rutin internal. Sedangkan evaluasi eksternal belum pernah dilaksanakan karena keterbatasan sumber daya dari Pemerintah selaku pemberi Program.

Pekarangan Pangan Lestari or P2L is a program for optimizing backyard land in response to the shrinking of agricultural land which threatens food security. Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Bunda is one of the recipients of the Program that has successfully implemented the Program up to now and has succeeded in winning the Provincial level of P2L competition in 2023. This success cannot be separated from the active participation of its members. Therefore, this research aims to determine the participation of KWT Karya Bunda members in the P2L Program. This study uses Cohen and Uphoff's notion of participation to investigate participation at four stages. Furthermore, this study employs Arnstein's idea of participation which categorizes engagement into eight stages with qualitative methods through a case study approach. The researcher collects data by observing, interviewing, and documenting. 

The results indicate that in the decision-making stage regarding the inclusion of the Program into the group, not all members are involved, but only those who are officials and landowners. Meanwhile, in the socialization process related to the technical aspects, members do not participate actively. Based on this, the participation of KWT members falls into the informing level, indicating that communication occurs in a one-way direction by the Program provider. In the implementation stage, members demonstrate their active participation through activities in the demplot. However, it turns out that participation is driven by competition which encourages member motivation. Currently, there are only a few members who are still actively carrying out their obligations on the demplot. However, all members still receive benefits as their rights. These benefits, are demonstrated through participation in the benefit taking stage which is dominantly felt in the aspect of food security. In evaluation stage, members show their participation through regular internal meetings. Meanwhile, external evaluation has never been carried out due to limited resources from the Government as the Program provider. 

Kata Kunci : Kelompok Wanita Tani, Partisipasi, Program P2L

  1. S1-2024-459847-abstract.pdf  
  2. S1-2024-459847-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-459847-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-459847-title.pdf