Laporkan Masalah

Hubungan antara Pengetahuan Sikap dan Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Oral dengan Status Kebersihan Lidah pada Lanjut Usia di Panti Tresna Wredha Abiyoso Yogyakarta

ALMAMIFTA AUREL NOVIATRI, Prayudha Benni S. S. Kp.G., M.P.H;Leny Pratiwi Arie S. Kp.G., M.DSc

2024 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN GIGI

Penduduk Indonesia yang memiliki masalah gigi dan mulut pada 55-64 tahun sebanyak 61,9?n usia >65 tahun sebanyak 54,2%. Kebersihan rongga mulut erat kaitannya dengan kebersihan lidah. Faktor utama yang berpengaruh terhadap kesehatan gigi dan mulut adalah pengetahuan, sikap dan perilaku. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji  hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku pemeliharaan kesehatan oral terhadap status kebersihan lidah pada lansia di Panti Tresna Wredha Abiyoso, Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain studi potong melintang pada 67 lansia. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling melalui wawancara dan pemeriksaan klinis. Instrumen penelitian yang digunakan adalah modifikasi KAP Questionnaire oleh Florence M. F. Wong (2020). Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan uji Chi-Square dan uji regresi logistik biner.

Uji validitas dinyatakan valid pada masing-masing pernyataan (45 item). Uji reliabilitas dinyatakan reliabel dengan nilai koefisien alpha pengetahuan 0,870, sikap 0,835 dan perilaku 0,891 (koefisien alpha> 0,6). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap pemeliharaan kesehatan oral dengan status kebersihan lidah (pengetahuan p=0,002; sikap p=0,005). Sedangkan tidak ada hubungan yang signifikan antara perilaku pemeliharaan kesehatan oral dengan status kebersihan lidah (p=0,389). Hasil analisis multivariat menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan pemeliharaan kesehatan oral dengan status kebersihan lidah pada lansia di Panti Tresna Wredha Abiyoso Yogyakarta (p=0,023). Pengetahuan rendah lebih beresiko memiliki nilai tongue coating index (TCI) tinggi atau status kebersihan lidah rendah.

Indonesian population who have dental and oral problems is 61.9% aged 55-64 years and 54.2% aged >65 years. 61.9% of the Indonesian population has dental and oral problems aged 55-64 years and 54.2% aged >65 years. Oral hygiene is related to tongue cleanliness. The main factors that influence dental and oral health are knowledge, attitudes and behavior. The aim of this research is to examine the relationship between knowledge, attitudes and oral health maintenance behavior on the tongue hygiene status of the elderly at the Tresna Wredha Abiyoso Home, Yogyakarta. This research is an observational study with a cross-sectional study design on 67 elderly people. The sampling technique used total sampling through interviews and clinical examination. The research instrument is a modification of the KAP Questionnaire by Florence M. F. Wong (2020). Analysis was carried out using the Chi-Square test and binary logistic regression test.

Results of bivariate analysis showed that there was a significant relationship between knowledge and attitudes towards oral health maintenance and tongue hygiene status (knowledge p=0.002; attitude p=0.005). Meanwhile, there was no significant relationship between oral health maintenance behavior and tongue hygiene status (p=0.389). The results of multivariate analysis showed that there was a significant influence between knowledge of oral health maintenance and tongue hygiene status in the elderly at Panti Tresna Wredha Abiyoso Yogyakarta (p=0.023). Low knowledge is more at risk of having a high tongue coating index (TCI) value or low tongue hygiene status.

Kata Kunci : Pengetahuan, perilaku, sikap, kebersihan lidah, lanjut usia

  1. S1-2024-458930-abstract.pdf  
  2. S1-2024-458930-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-458930-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-458930-title.pdf