Hubungan antara Pengetahuan Sikap Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Oral dengan Status Kebersihan Oral pada Lanjut Usia di Panti Tresna Wredha Abiyoso Yogyakarta
RIZA OKTAFIA, Prayudha Benni Setiawan, S.Kp.G., MPH; drg. Iffah Mardhiyah, M.Biomed
2024 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN GIGI
Lanjut usia adalah seseorang yang berusia 60 tahun atau lebih yang mengalami penurunan fungsi tubuh dan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya permasalahan di rongga mulut. Kebersihan oral pada lansia sangat perlu diperhatikan untuk menghindari penyakit di rongga mulut. Faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan oral adalah sikap dan perilaku. Sikap dapat dikatakan sebagai suatu pengetahuan tetapi disertai kemauan untuk bertindak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji hubungan pengetahuan, sikap, dan perilaku pemeliharaan kesehatan oral dengan status kebersihan oral pada lansia di Panti Tresna Wredha Abiyoso Yogyakarta.
Penelitian desain cross sectional telah dilakukan pada 67 lansia berusia ?60 tahun yang diperoleh menggunakan teknik total sampling melalui pemeriksaan dan wawancara. Pengetahua, sikap, dan perilaku pemeliharaan kesehatan oral dikaji menggunakan kuesioner dan status kebersihan oral dikaji menggunakan Oral Hygiene Index. Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan uji Chi-Square dan regresi logistik biner.
Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap pemeliharaan kesehatan oral dengan status kebersihan oral (pengetahuan p=0,010; sikap p=0,016), sedangkan perilaku pemeliharaan kesehatan oral tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan status kebersihan oral (p=0,376). Akan tetapi, hasil analisis lebih lanjut setelah dilakukan penyesuaian dengan variabel perancu menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap pemeliharaan kesehatan oral tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan status kebersihan oral pada lansia di Panti Tresna Wredha Abiyoso Yogyakarta.
Elderly are individuals who has reached the age 60 years old or more and has decreased body function which can increase the possibility of problems in the oral cavity. Oral hygiene in the elderly really needs to be paid attention to to avoid diseases in the oral cavity. Factors that influence dental and oral health are attitudes and behavior. Attitude can be said to be knowledge but accompanied by a willingness to act. The aim of this research is to examine the relationship between knowledge, attitudes and oral health maintenance behavior with the oral hygiene status of the elderly at Panti Tresna Wredha Abiyoso Yogyakarta.
Cross sectional design research was conducted on 67 elderly people aged ?60 years who were obtained using total sampling techniques through examination and interviews. Knowledge, attitudes and oral health maintenance behavior were assessed using a questionnaire and oral hygiene status was assessed using the Oral Hygiene Index. Analysis of research data was carried out using the Chi-Square test and binary logistic regression.
The results of bivariate analysis showed that there was a significant relationship between knowledge and attitudes towards oral health maintenance and oral hygiene status (knowledge p=0.010; attitude p=0.016), while oral health maintenance behavior did not have a significant relationship with oral hygiene status (p=0.376). However, the results of further analysis after adjusting for confounding variables showed that knowledge and attitudes towards oral health maintenance did not have a significant relationship with the oral hygiene status of the elderly at Panti Tresna Wredha Abiyoso Yogyakarta.
Kata Kunci : pengetahuan, sikap, perilaku, kebersihan oral, lanjut usia